Kronologis Puluhan Juta Uang Nasabah BCA di Lebak Raib

Info Daerah - Kamis, 10 November 2022 - 08:33 WIB
Kronologis Puluhan Juta Uang Nasabah BCA di Lebak Raib
Asep Wahyudi suami korban memperlihatkan surat laporan ke Polda Banten, Kamis (9/11) foto /Infodaerah ()
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, LEBAK – Rani Febrianiar (26) warga Kampung Babakan Lurah RT 001 RW 002, Desa Jati Mulya, Kecamatan Rangkasbitung mengaku uang miliknya sebanyak Rp 52 Juta dalam rekening BCA hilang dengan tiba-tiba. Sehingga, kejadian ini telah di laporkan ke pihak Kepolisian dengan dugaan tindak pidana dibidang Perbankan perihal Ilegal akses transfer dana terhadap Akun M-Banking (intemet Banung) Bank BCA.

Asep Wahyudi, suami dari Rani Febrianiar mengatakan, awalnya pada hari Minggu 6 November 2022 sekitar pukul 07.00 WIB, istrinya hendak melakukan transaksi Top-Up ke Akun Aplikasi DANA (Transfer ke Aplikasi DANA) ke temannya Rp 150 ribu untuk keperluan pembelian token listrik. Namun, istrinya terkejut mendapati sisa saldo didalam aplikasi MBanking Bank BCA miliknya hanya tersisa Rp 1,2 juta yang seharusnya Rp 52 Juta lebih. Padahal, selama sepekan istrinya tidak melakukan transaksi apapun.

“Kejadian ini telah kami laporkan ke Polda Banten, karena Polres Lebak menyatakan agar langsung ke Polda Banten karena Cybercrime ada di Polda,” kata Asep Wahyudi, kepada Wartawan, Rabu (9/11)

Menurut Asep, untuk memastikan informasi dan keamanan rekening, besok harinya yakni pada tanggal 7 November 2022 dia dan istrinya mendatangi kantor Bank BCA Rangkasbitung untuk menanyakan sehubungan dengan Sisa Saldo didalam Aplikasi M-Banking Bank BCA milik istrinya tersebut serta meminta Bukti Transter Rekening/mutasi rekening

“Setelah mendapati mutasi rekening Bank BCA milik istri saya, saya sangat terkejut karena mendapati ada beberapa transaksi dengan jumlah nominal yang berbeda-beda kepada beberapa orang yang tidak pernah dikenal sebelumnya, dengan jumlah total keseluruhan transaksi selama tanggal 1-6 November 2022 sebesar Rp 52 Juta. Padahal dalam kurun waktu tersebut tidak pernah transaksi,” paparnya.

Dikatakan Asep, dengan kejadian tersebut, pihak BCA harus bertanggungjawab dan mengganti uangnya yang hilang secara tiba-tiba akibat sistem keamanan Bank BCA yang lemah.

“Kami diberi waktu 14 hari kerja oleh pihak Bank BCA, untuk menelusuri keberadaan uang tersebut, kami harap uang kami segera kembali,” tuturnya.

Terpisah, pihak management Bank BCA Rangkasbitung saat ditemui wartawan enggan ditemui dan mengaku sedang sibuk.

“Maaf pak, kepala sedang diluar kota dan yang lain tidak bisa sedang sibuk,” ucap Seorang satpam BCA yang enggan disebutkan namanya.(Sar)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X