Lanjutnya, setelah di cari kesana kemari hingga pagi pukul 06.00 WIB adiknya belum juga di temukan.
Hingga pukul 08.00 pagi seorang Abang ojek mengantarkan adiknya ke rumah dengan kondisi memilukan.
“Dari pengakuan adiknya dia di sekap di rumah kosong bukan saja hanya di setubuhi, pelaku juga menganiaya adiknya,” tuturnya.
Setelah puas melampiaskan nafsu sahwatnya kata Badriyah, pelaku membuang adiknya ke sebuah kuburan di Kecamatan Jawilan.
“Adik saya di kuburan bertahan hingga pagi hari dan akhirnya di temukan oleh seorang Abang ojek yang mengantarkan ke rumah,” paparnya.
Di katakan, hari ini (Kamis-red) dia bersama orang tuanya melaporkan kejadian ini ke Polsek Kopo.
“Laporan kami di terima, namun karena unit PPA adanya di Polres,
maka saya di suruh datang langsung ke polres Serang untuk laporan resminya,” ungkapnya.
Sementara itu, Bripka Sitorus Petugas Polsek Kopo membenarkan, dia telah menerima laporan kasus pencabulan dengan inisial korban MH. Namun,
karena unit PPA adanya di Polres, maka korban harus melapor langsung ke polres Serang untuk penanganan selanjutnya.
“Iya kami terima laporan ini, namun secara resmi kami arahkan agar keluarga korban melaporkan ke Polres Serang untuk ditindak lanjuti bagian PPA,” ucapnya.