Lebak Darurat Togel

Maraknya praktek judi togel (toto gelap) mendapat sorotan dari ulama dan tokoh pemuda di Kabupaten Lebak. Mereka meminta, pihak penegak hukum menindak agen-agen togel yang tersebar di wilayah itu.

Kata Suryana, masyarakat yang menjadi pelaku judi togel berkurang dan bahkan berhenti jika agen dan pengecernya tidak ada.

Sedangkan untuk judi online, kata Suryana, peran Kementrian Komunikasi dan Informatika yang dominan untuk memblokir situs-situs judi yang sekarang ini sangat mudah diakses.

“Judi sudah ada dari zaman ke zaman. Untuk menghilangkannya sangat tidak mungkin, tapi untuk menurunkan jumlah pelakunya tentu bisa,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan saat dikonfirmasi tentang maraknya praktek judi togel di Lebak, kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan Kasat Reskrim dan para Kapolsek untuk melakukan penyelidikan praktek judi togel.

“Dari kemarin (Rabu) dan hari (Kamis) ini saya sudah memerintahkan Kasat Reskrim dan Kapolses untuk melakukan penyelidikan kepada para agen judi togel,” kata Kapolres Lebak, AKBP Wiwin Setiawan, Kamis (26/5/2022) melalui sambungan selularnya kepada awak media.

Kapolres menegaskan, dirinya mempunyai komitmen untuk memberantas praktik perjudian di wilayah tugasnya.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan awak media dari berbagai sumber, beberapa titik agen dan pengecer judi togel di seputaran Rangkasbitung ada di Kalimati, Stasion, Ona, depan BRI Mandala, Kaum, Sentral, Balong dan sejumlah titik lainnya.(Sar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *