Kedua pengawasan dari masyarakat baik tokoh agama ataupun warga sekitarnya,” imbuhnya.
Hikmahnya dari kejadian ini adalah kita jadi concern tertang kafe kafe khususnya Holywings yang ada di sekitar kita,
izin usahanya apa dan praktek operasionalnya apa, izinya kafe tahu tahu di dalamnya ada klub malam
Pemkot Bekasi harus tegas dan saya menyarankan juga mengajak masyarakat, tokoh agama bahkan tokoh pemuda untuk melihat kasus ini sebagai pembelajaran kedepan evaluasi perizinan dan operasonal harus singkron
“Perizinan usaha harus juga melihat kultur kearifan lokal masyarakat di sekitarnya.
Jangan sampai kafe kafe penjual alkohol tapi lokasi di sekitarnya ada pesantren, majelis takim, masjid menjadi tidak elok. Pemerintah harus hadir mengoreksi kembali,” pungkasnya.
(Sar)