Peran penting dan strategis ibu-ibu dalam rangka menjaga sekaligus melindungi generasi penerus sangat penting, agar penerus bangsa tidak terjebak pada kondisi zaman yang akan menjerumuskan kejujuran kenakalan remaja.
“Kita terus bina anak kita agar tidak mudah terjerumus ke lembah kenakalan remaja, kita memperkuat edukasi kepada anak terutama dalam bidang keagamaan”, pungkas Irna.
Sementara Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah sebagai narasumber pada kegiatan itu sepakat terhadap apa yang disampaikan Bupati Pandeglang. Kata Kapolres, dengan orang tua tau apa yang di lakukan anaknya, akan dapat mengontrol sejauh apa perkembangan anak nya. Sebab kata Kapolres, di era digital saat ini hoax sangat cepat beredar.
Baca berita:
Bupati Irna : Sekolah Harus Jadi ‘Rumah Kedua’ Yang Nyaman Bagi Anak
“Jangan sampai anak kita salah share di Hp, jika itu hoax akan berbahaya”, ujarnya.
Agar tidak termakan hoax, AKBP Belny mengajak orang tua bijak dalam menyikapi informasi yang tersebar melalui media sosial maupun whats app grup.
“Jika ada informasi beredar di whats app grup, ibu bisa mengecek kebenarannya di medsos milik polres pandeglang baik Ig, twetter, atau facebook”, terangnya.
Hadir pada kegiatan ini Kepala Kementerian Agama M Amin, Ketua DWP Kementerian Agama Upi Hanapiah Amin, Kasubag TU Kemenag Kosasih, dan para anggota DWP Kemenag Pandeglang.(Red)