Pelaksanaan pembuatan visa biometrik itu dapat dilakukan di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) bagi calon jamaah yang tergabung di KBIHU.
Sedangkan, untuk calhaj yang Non-KBIHU dilakukan secara mandiri atau difaslitasi oleh pihak Kantor Kemenag Kabupaten Lebak.
Tujuan rekam visa biometrik itu untuk memberikan kemudahan dan kecepatan pemeriksaan jemaah saat datang di Bandara Arab Saudi.
“Saya kira rekam visa biometrik itu cukup penting sesuai permintaan pemerintah Arab Saudi dan perlu dipenuhi oleh calon jamaah haji itu,” kata Baban Bahtiar.
Menurut dia, pelaksanaan ibadah haji tahun ini juga meluncurkan program pelayanan maksimal terhadap calon jamaah lanjut usia dengan usia jamaah 83 tahun ke atas atau Haji Ramah Lansia.
Mereka para jamaah Haji Ramah Lansia menjadi perhatian pemerintah, seperti prioritas keberangkatan haji ke Mekkah, Arab Saudi.
Baca berita:
Pemkab Lebak Optimis Percepat Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem
Selain itu juga mendapatkan fasilitas -fasilitas khusus baik saat perjalanan haji, pelaksanaan ibadah haji, termasuk tempat pemondokan hingga kembali ke Tanah Air.
“Kita tahun ini terdapat program ramah lansia sebanyak 60 jamaah dari 849 jamaah calon haji itu,”jelas Baban.