Lanjut dia, rotasi dan pelantikan ini bertujuan juga untuk mendorong agar kinerja pejabat optimal dan harus bisa mengawal program pembangunan yang sudah di susun dan terprogram hingga 2024.
“Saya minta semua program harus di kawal hingga tahun 2024 dan perjalanan pembangunan harus tetap berjalan sesuai perencanaan. Saya dan pak wakil sudah mau selesai dan insya Allah akan tetap mengabdi kepada masyarakat melalui jalur lain dengan bendera yang berbeda. Namun begitu, kami tetap komitmen dan solid untuk memajukan kesejahteraan masyarakat kabupaten Lebak yang saya cintai,” papar Iti.
Baca berita:
Bupati dan Wakil Bupati Lebak Mundur, Siapa Penggantinya
Sementara itu, Eka Prasetiawan Kepala Badan Kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia (BKPSDM) Lebak menambahkan, rotasi yang di lakukan bupati ini, merupakan hak yang lumrah dalam pemerintahan. Hal ini untuk menjaga, meningkatkan dan mengoptimalkan kinerja para pegawai.
“Sesuai amanat pimpinan, semua pejabat yang di lantik dan di ambil sumpah hari ini, segera beradaptasi di tempat kerjanya yang baru dan bekerja sesuai arahan pimpinan,” ucapnya.(Red).