“Dari tema tersebut juga tersirat optimisme terhadap masa depan Indonesia menjadi negara mau. Dalam beberapa kesempatan, Bapak Presiden selalu mengingatkan bahwa saat ini kita sedang berada dalam situasi yang tidak mudah, tidak gampang karena ketidakpastian global,” terangnya.
Dia menjelaskan, paling tidak terdapat tiga ancaman besar, yaitu ancaman krisis pangan, krisis energi, dan krisi inflasi. Namun berkat dukungan dan upaya semua elemen bangsa, Indonesia masih pada posisi baik. Bahkan di negara G20, pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk yang terbaik karena berada di atas 5 persen dan inflasi di bulan Mei berada di angka 4 persen.
Baca berita:
https://infodaerah.com/2023/05/31/dorong-percepatan-realisasi-apbd-dan-penanganan-inflasi-2023-kemendagri-turun-langsung-ke-jawa-timur/
Tantangan lainnya, Indonesia dihadapkan pada kemiskinan ekstrem yang saat ini berada kurang lebih 5 juta jiwa dan harus ditekan sampai nol persen pada tahun 2024. Kemudian, angka stunting 21,6 persen yang harus ditekan menjadi 14 persen di tahun 2024, pengangguran sebesar 5,86 persen, hingga pemberantasan korupsi.
“Oleh karena itu, kegiatan hari ini tidak boleh dianggap hanya sebagai seremonial belaka, namun jauh dari itu kegiatan ini di samping untuk mengingat segala perjuangan juga momentum untuk memupuk nasionalisme dan jiwa patriotisme,” tandasnya.
Puspen Kemendagri