Lebih lanjut, Mendagri menegaskan, dukungan terhadap pembangunan di Natuna harus terus di tingkatkan, termasuk dalam aspek ekonomi.
Pasalnya, berkembangnya ekonomi di Natuna bakal memperkuat sistem pertahanan di daerah perbatasan Indonesia, selain untuk pemerataan pembangunan secara adil di seluruh Indonesia.
Dia menjelaskan, Natuna menjadi salah satu daerah perbatasan yang pembangunannya di prioritaskan. “Karena sekali lagi geopolitiknya sangat tinggi, geostrategisnya sangat tinggi, dan geodefensenya sangat tinggi sekali ya, karena berdekatan dengan negara-negara tetangga, bahkan ada daerah yang berkonflik,” ujarnya.
Baca berita:
Sekjen Pimpin Upacara HUT Ke-78 RI di Lingkup Kemendagri
Karena itu, tegas Mendagri, pembangunan Kabupaten Natuna harus di dukung banyak pihak, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Diri nya mengatakan, telah banyak upaya yang di lakukan berbagai pihak termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, dan daerah sekitarnya dalam membangun Natuna.
“Prinsip ini adalah menjadi daerah yang sangat superprioritas untuk di kembangkan, untuk kepentingan bukan hanya pertahanan tapi juga ekonomi sangat penting,” jelasnya.
Sebagai informasi, upacara tersebut turut di hadiri oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri, Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Kepala Badan Intelijen Daerah (Binda) Kepri, Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepri, Bupati Natuna Wan Siswandi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Kepri, Kepala OPD Kabupaten Natuna, serta berbagai pihak terkait lainnya.
Puspen Kemendagri