Dirinya berharap, para kepala daerah yang menerima penghargaan tersebut bisa semakin termotivasi untuk memberikan kinerja terbaik. Mendagri juga mengimbau kepada kepala daerah yang belum menerima penghargaan agar terus berupaya berprestasi. Sebab, penilaian media massa ini penting untuk mendapatkan kepercayaan publik.
Sementara itu, Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk. Arif Zulkifli mengatakan, apresiasi tersebut tak lepas dari hubungan baik pihaknya dengan para kepala daerah. Tempo yang terus menjaga kredibilitasnya hendak menularkan apresiasi masyarakat dengan mencari para kepala daerah terbaik.
“Kami percaya distribusi kepemimpinan di daerah yang tidak lagi sentralistik itu punya banyak sekali manfaat, yaitu memunculkan orang-orang baru, orang-orang segar yang punya gagasan yang segar juga dalam mengatasi problem-problem di daerah yang sangat spesifik,” jelasnya.
Baca Juga :
Presiden Jokowi Cek Harga Pangan di Dua Pasar Jakarta
Sebagai informasi, kepala daerah yang mendapat apresiasi dari Tempo itu terdiri dari sejumlah kategori. Pertama, Kategori Peningkatan Sumber Daya Manusia dan Pendidikan yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Lombok Tengah, Kota Cilegon, Kota Surabaya, dan Kota Gorontalo. Kedua, Kategori Percepatan Infrastruktur di antaranya Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Sulawesi Utara, Provinsi Kalimantan Timur, Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Musi Rawas, dan Kota Banjarmasin.
Ketiga, Kategori Pariwisata Berkarakter di antaranya Provinsi Bali, Provinsi Sulawesi Tengah, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bone Bolango, Kota Mojokerto, dan Kota Semarang. Keempat, Kategori Pengembangan Digitalisasi yakni Kota Medan, Kota Malang, Kota Tarakan, Kota Padang Panjang, dan Kota Makassar.
Kelima, Kategori Pendorong Ekonomi Kerakyatan di antaranya Kabupaten Lamongan, Kabupaten Keerom, Kabupaten Bandung, Kabupaten Dairi, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Sumba Barat Daya, dan Kabupaten Gorontalo. Keenam, Kategori Pembangunan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), yaitu Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Ketujuh, Kategori Pj. Kepala Daerah Inovatif yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Musi Banyuasin, Kota Jayapura, Kota Payakumbuh, dan Kota Pekanbaru. Kedelapan, Kategori Penggerak Kemajuan Daerah Berciri Kepulauan di antaranya Provinsi Sulawesi Tenggara, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Puspen Kemendagri