Mendagri menyampaikan, ITE 2023 yang menghadirkan berbagai vendor profesional kali ini menjadi gambaran bagaimana teknologi informasi sangat berubah. Dia juga mendorong masyarakat agar turut adaptif dalam mengikuti semua perkembangan teknologi yang cepat. Dia mengungkapkan, TI selalu berubah karena inovasi yang terus berkembang. Hadirnya inovasi tersebut memungkinkan terjadinya pembaruan di bidang teknologi.
“Saya dapat informasi lebih kurang 500 sekian (peserta pameran), itu cukup bagus. Perlu waktu tiga hari untuk melihat satu per satu. Kalau untuk teman-teman kepala daerah sibuk mungkin tim teknisnya yang di suruh cek apa yang bermanfaat,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Mendagri, di beberapa daerah seperti Banyuwangi dan Sumedang telah melakukan berbagai inovasi dengan memberikan pelayanan berbasis digital.
Bahkan ada juga teknologi yang mampu mempercepat waktu pelayanan seperti pembuatan akta kelahiran dan akta kematian.
Baca berita:
Waspadai El Nino, Mendagri Minta Daerah Salurkan Bansos dan Optimalkan Penggunaan BTT
Selain itu, ada pula sistem yang dikembangkan untuk mengurangi korupsi.
“Untuk para potential users pemerintah maupun non-pemerintah manfaatkan betul forum ekshibisi ini untuk meng-update apa yang baru. Yang kira-kira bisa bermanfaat, dan lakukan transaksi untuk realisasi belanja juga bagus,” tandasnya.
Puspen Kemendagri