Karena itu, Suhajar mengingatkan para pegawai agar tidak berleha-leha dengan menerapkan standar kerja yang biasa saja. Suhajar menegaskan, apabila kapasitas PNS terus meningkat, maka yang bersangkutan bakal tumbuh dan berpeluang menjadi seorang pemimpin.
“Jangan sampai setelah pengukuhan ini atau pengambilan sumpah ini kamu bekerja di kantor masuk kemudian tidak produktif, kamu harus produktif membantu kantor tempat kamu bertugas, meningkatkan kinerja,” jelasnya.
Terlebih, tambah Suhajar, ke depan organisasi pemerintahan bergerak secara fungsional dan setiap pegawai diukur berdasarkan profesionalismenya atau kemampuannya. Karena itu, setiap individu penting untuk meningkatkan kompetensinya. “Belajar di kantor, belajar online, atau menuntut ilmu belajar S2, banyak ruang terbuka, mau dalam negeri, luar negeri, beasiswanya ada, tapi harus lulus tes,” jelasnya.
Baca Berita :
Alasan Komarudin Nilai Pemulung di Bantargebang Harus Dipekerjakan Secara Formal
Sebagai informasi, PNS yang diambil sumpah/janji jabatannya itu sebanyak 516 orang. Jumlah ini terdiri dari formasi umum 186 orang, lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN 41 orang, dan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXIX 289 orang.
Puspen Kemendagri