Banjir Terus Berulang, Pemkab Bekasi Dorong Normalisasi Kali CBL

Info Daerah - Senin, 19 Januari 2026 - 23:06 WIB
Banjir Terus Berulang, Pemkab Bekasi Dorong Normalisasi Kali CBL
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni mengunjungi warga terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Senin (19/01/2026). Foto : Dok bekasikab (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KAB.BEKASI -Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menilai normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi banjir yang kerap melanda wilayah Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Asep saat mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau warga terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Senin, 19 Januari 2026.

Menurut Asep, banjir di Srimukti bukan peristiwa baru. Wilayah tersebut hampir setiap tahun terdampak genangan akibat belum optimalnya fungsi Kali CBL sebagai saluran utama pembuangan air.

“Kalau Kali CBL tidak dinormalisasi, ya akan begini terus. Ini bukan hanya di Srimukti, tapi juga Wanasari dan wilayah lain yang hulunya dari CBL,” kata Asep.

Baca jugaDPRD Kabupaten Bekasi Serap Aspirasi Pembangunan Desa Muktiwari

Ia menambahkan, selama normalisasi Kali CBL belum dilakukan secara menyeluruh, risiko banjir akan terus berulang. Karena itu, Pemkab Bekasi mendorong percepatan penanganan struktural, bukan hanya langkah darurat.

Asep menyebut, Wakil Presiden RI telah menerima langsung aspirasi masyarakat terkait kebutuhan mendesak normalisasi Kali CBL. Saat ini, Pemkab Bekasi tengah mengidentifikasi ruas sungai yang menjadi prioritas, termasuk panjang segmen yang perlu dinormalisasi.

Selain normalisasi, Pemkab Bekasi juga mengkaji opsi teknis lain berupa pembuatan sodetan untuk mengurai antrean aliran air dari sungai-sungai kecil yang bermuara ke Kali CBL.

“Karena Kali CBL besar, sementara sungai kecil akhirnya ‘ngantri’. Salah satu opsi ke depan adalah sodetan. Tapi ini akan kita kaji dulu secara teknis bersama dinas terkait,” ujar Asep.

Baca jugaBanjir Landa Kabupaten Bekasi, Plt Bupati Asep Surya Atmaja Tinjau Lokasi dan Salurkan Bantuan

Dalam waktu dekat, Pemkab Bekasi dijadwalkan menggelar rapat lanjutan dengan dinas teknis dan para camat guna memetakan berbagai kendala di lapangan, mulai dari persoalan lahan, anggaran, hingga perencanaan teknis.

Selain persoalan Kali CBL, Asep juga menyinggung kelanjutan proyek pemancangan sheet pile (turap) di Kali Gabus. Ia mengakui proyek tersebut saat ini terkendala keterbatasan anggaran meski perencanaannya telah tersedia.

“Satu sisi sudah terpancang, sisi lainnya harus dilanjutkan. Perencanaannya masih ada, tapi memang anggarannya belum tersedia. Ini akan kita perjuangkan,” katanya.

Baca jugaBanjir Rendam 16 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Ribuan KK Terdampak

Di sela peninjauan, Asep memastikan penanganan darurat bagi warga terdampak terus berjalan. Pemerintah daerah bersama unsur kepolisian telah menyalurkan bantuan berupa air bersih, mi instan, beras, selimut, serta makanan siap saji. Perahu evakuasi juga disiagakan mengingat ketinggian air di sejumlah titik masih cukup dalam.

Berdasarkan data sementara, sekitar 200 warga Desa Srimukti terdampak banjir. Secara keseluruhan, banjir di Kabupaten Bekasi telah melanda 16 kecamatan dengan total 54 titik genangan.

“Bantuan darurat tetap kita berikan, tapi yang paling penting adalah solusi permanen. Itu yang sedang dan akan terus kita dorong,” kata Asep. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X