Dermawan di Cibitung, H Rusdi Rutin Santuni Yatim dan Duafa Selama Ramadan

Info Daerah - Minggu, 15 Maret 2026 - 18:08 WIB
Dermawan di Cibitung, H Rusdi Rutin Santuni Yatim dan Duafa Selama Ramadan
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KAB.BEKASI -Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan H Rusdi, dermawan asal Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Ia menyalurkan santunan kepada anak yatim, lansia, serta warga kurang mampu di lingkungan sekitar.

Aksi sosial tersebut telah ia jalankan secara konsisten selama hampir dua dekade. Setiap Ramadan, H Rusdi membagikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di Desa Muktiwari.

Warga setempat, Nesan, menuturkan kegiatan santunan itu sudah berlangsung sejak sekitar tahun 2005. Menurut dia, H Rusdi dikenal sebagai sosok yang peduli terhadap kondisi masyarakat sekitar.

“Setiap tahun beliau selalu berbagi santunan kepada warga. Anak yatim, janda, dan warga tidak mampu sering menerima bantuan. Memang baik orangnya,” kata Nesan.

Tradisi Berbagi yang Terjaga

Kegiatan santunan pada bulan Ramadan ini tidak hanya membantu kebutuhan warga, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan di lingkungan masyarakat.

Nesan menyebut, setiap memasuki Ramadan, warga selalu menunggu kegiatan sosial tersebut karena manfaatnya sangat terasa.

“Kalau sudah masuk bulan puasa, beliau pasti rutin berbagi. Bantuan itu sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Selain memberikan santunan kepada anak yatim, lansia, dan kaum duafa, H Rusdi juga membagikan perlengkapan ibadah kepada warga. Bantuan tersebut berupa baju koko dan sarung yang dapat digunakan untuk menjalankan ibadah selama Ramadan.

Salah satu penerima bantuan, Rojali, warga Kelar Kidul RT 02 RW 02, mengaku bersyukur atas bantuan yang ia terima. Ia mengatakan kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi dirinya dan warga lain.

“Alhamdulillah saya mendapat baju koko dan sarung. Selain saya, orang tua dan anak-anak muda juga banyak yang menerima bantuan,” kata Rojali, Minggu (15/3).

Rojali menambahkan, jika harus membeli sendiri perlengkapan tersebut, ia biasanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp200 ribu.

Bagi warga, kegiatan santunan yang rutin digelar setiap Ramadan ini tidak hanya membantu kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat Desa Muktiwari.(Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X