BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Masyarakat Waspada Puting Beliung

Info Daerah - Sabtu, 11 Februari 2023 - 16:30 WIB
BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Masyarakat Waspada Puting Beliung
Caption Fhoto : Personel BPBD Kabupaten Bekasi memotong pohon tumbang dampak puting beliung di Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, pada Kamis (09/02/2023). (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KABUPATEN BEKASI  – Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mengimbau, agar masyarakat waspada terhadap potensi curah hujan disertai angin kencang yang terjadi dalam sepekan ke depan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bekasi, Muhammad Said Nur menyampaikan, potensi curah hujan disertai angin kencang yang dapat menimbulkan puting beliung ini masih harus diwaspadai hingga satu pekan ke depan.

Untuk itu, sambung Said, bagi masyarakat yang di sekitar tempat tinggalnya terdapat pohon rindang, agar berinisiatif bersama aparat setempat, mengantisipasi tumbangnya pohon yang bisa mengakibatkan korban.

“Masyarakat bersama aparat setempat, atau tim relawan kebencanaan yang menjadi mitra BPBD, untuk melakukan penebangan pohon dan merapikannya, agar tidak menimbulkan bencana apabila ada angin puting beliung yang mengancam wilayah kita,” ungkap Said di kantor BPBD Cikarang Pusat, pada Jumat (10/02/2023).

Ia menyebutkan, bahwa berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) yang dirilis pada Kamis (09/02), terpantau ada 10 titik yang tersebar di Kabupaten Bekasi terdampak angin puting beliung yang menyebabkan pohon tumbang.

Diantarantanya, Desa Karang Satria Kecamatan Tambun Utara, Desa Cicau Cikarang Pusat, Desa Tambun – Tambun Selatan, Desa Jayasakti Muaragembong, Desa Muara Bakti Babelan, Desa Srimahi Tambun Utara, Babelan Kota Babelan, Desa Cijengkol Setu dan Desa Kertarahayu Setu.

Untuk itu, kata Said, Penanganan akibat dampak puting beliung, BPBD bersama pihak kecamatan dan desa serta para relawan, sudah melakukan pemotongan pohon yang tumbang. Bantuan terhadap warga yang mengalami luka akibat peristiwa tersebut juga sudah dilakukan.

“Potensi bencana bisa terjadi pada setiap musim setiap pergantian tahun, jadi ada dampak-dampak yang terjadi secara rutin,” ungkapnya.

Meski begitu, Said berharap pergantian musim ini tidak muncul dampak bencana yang lebih besar bagi masyarakat Kabupaten Bekasi. Namun pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada.

“Tentu kita berharap adanya kondisi seperti ini tidak menimbulkan bencana dan korban jiwa di masyarakat,”pungkasnya.(Advetorial)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X