“Hari santri harus pula kita gunakan sebagai revitalisasi etos moral bangsa yaitu kesederhanaan dan spiritualisme, untuk melawan gurita korupsi,
narkoba dan bahaya hedonisme, sederhananya nilai-nilai kesantrian,
adalah moral kuat bagi kita untuk membangun bangsa” Ucap Sekda.
Sekda berharap semoga momentum Hari Santri menjadikan semangat resolusi jihad dalam penanggulangan Covid-19.
Selain itu, dalam kondisi menghadapi Pilkades yang akan di laksanakan pada tanggal 24 Oktober mendatang,
sebelum mengakhiri sambutannya Sekda mengingatkan kepada seluruh masyarakat,
Calon Kades dan Tim Sukses agar menjaga kondusifitas diwilayahnya masing-masing.
Sementara itu menurut Ketua PCNU Lebak K. Syaefudin Asy Syadzili,
Peringatan Hari Santri ini merupakan bentuk apresiasi Pemerintah khususnya Presiden RI untuk para santri.
Beliau juga menjelaskan peringatan hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober ini di ambil dari resolusi jihad
atau fatwa resolusi jihad yang di serukan oleh Hadratussyaikh K. H. Hasyim Asy’ari untuk melawan tentara sekutu.