mempertahankan persatuan Indonesia dan mewujudkan perdamaian dunia.
“Untuk itu saya mengajak para santri untuk berperan aktif dalam upaya menangkal penyebaran ideologi menyimpang yang dapat merusak pertahanan dasar negara. Tidak pernah lelah untuk berikhtiar dan berkarya,
berpegang teguh dengan aqidah, nilai-nilai ajaran islam Rahmatan Lil’alamin, serta mengajak para santri dan seluruh umat Islam di Kabupaten Bogor,
untuk senantiasa menjaga kondusifitas dan toleransi umat beragama,
untuk menciptakan kesalehan sosial di Kabupaten Bogor, sehingga dapat mendorong terwujudnya Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban,” ungkap Bupati Bogor.
Menurutnya, penting menangkal penyebaran ideologi menyimpang seperti isu radikalisme,
untuk itu ia meminta pondok pesantren lebih fokus kepada pendidikan dan pembinaan para santri.
“Saat ini dengan mudahnya isu radikalisme di sebar melalui media sosial,
di mana berita yang di sampaikan tidak utuh hanya setengah-setengah,
membuat masyarakat tidak paham dan berpotensi salah menerima dan memahami pesan yang disampaikan,” ujar Ade Yasin.
Lanjut Ade Yasin mentakan, peringatan HSN di barengi juga dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah melalui Bogor Bersholawat.