“Buat masa depan Kota ini, jumlah penduduk yang kian lama kian bertambah, keberadaan bank sampah di Kota Bekasi sudah ada sekitar 200 bank sampah, tapi di rasa belum cukup untuk menangani sampah yang ada, di butuhkan lebih banyak lagi bank sampah untuk mengedukasi dan membangun kesadaran tentang pentingnya mengatasi permasalahan sampah,” ungkap Tri Adhianto.
Selain itu Plt. Wali Kota Bekasi juga menyampaikan, dalam mengelola sampah ada beberapa metode di antaranya eco enzym, kompos, pakan maggot dan daur ulang, meski hal tersebut memiliki nilai ekonomis.
Tambahnya, agar warga masyarakat berorientasi pada kebersihan lingkungan bukan berorientasi pada ekonomi.
Baca berita:
Pemkot Bekasi Tanda Tangan MoU Program Bank Sampah Dengan Bank Sampah Induk Patriot Kota Bekasi
“Ada beberapa metode menangani sampah yang ada, ada yang dengan eco enzym, kompos, pakan maggot, dan daur ulang, meski ada nilai ekonomis yang di hasilkan, akan tetapi saran saya niatkan untuk ibadah, untuk kebersihan lingkungan, dengan demikian semua akan terasa lebih indah, ada nilai kebaikan juga yang kita dapat,” Lanjut Tri Adhianto.
Usai sambutan, kegiatan di tutup dengan penyerahan cindera mata hasil karya bank sampah untuk Plt. Wali Kota Bekasi.(Iki)