“Sehingga perlu adanya edukasi agar para perempuan merasa bahwa mereka punya potensi yang luar biasa, untuk berdaya dan berkarya baik dalam bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya. Khususnya bagi para civitas akademika Universitas Sutomo,” Ujarnya.
Sementara itu, Kemahasiswaan Administrasi Negara Heru Wahyudi dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kegiatan ini adalah kegiatan pertama kali dilaksanakan oleh HIMANERA. HIMANERA semakin menunjukkan eksistensi dan menjadi bagian dari penguatan Universitas dalam memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap pentingnya kesetaraan gender.
“Kita berharap agar nantinya para mahasiswa menjadi agen dalam menyebarkan informasi dan memberikan edukasi yang tepat dalam pelaksanaan responsif gender,” pintanya.
Baca berita:
Sosok Wartawan Peduli Pendidikan Berpulang, Selamat Jalan Bung Hermansjah
Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Dekan FISIP Universitas Sutomo Yusak Farchan, dalam kesempatan itu ia menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam seminar ini sangat menarik dan sesuai dengan fakta di lapangan bahwa semakin banyaknya kekarasan seksual terhadap perempuan sekarang ini dan semoga dengan di sahkannya UU No 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) bisa menjadi payung pelindung bagi perempuan.