Fajar Paper memulai kegiatan GEMARI BUMITANIK bagi Karyawan Pra Pensiun

Info Daerah - Minggu, 1 Januari 2023 - 15:21 WIB
Fajar Paper memulai kegiatan GEMARI BUMITANIK bagi Karyawan Pra Pensiun
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KAB.BEKASI – PT Fajar Surya Wisesa Tbk (Fajar Paper), memulai kegiatan baru yakni Gerakan Masyarakat Mandiri Budidaya Maggot, Ikan dan Tanaman Hidroponik (GEMARI BUMITANIK).

GEMARI BUMITANIK ini, diinisiasikan oleh team CSR Fajar Paper, PUK SP KEP SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk, dan juga Koperasi Karyawan Surya Abadi.

Kegiatan GEMARI BUMITANIK terlebih dahulu dilakukan pelatihan terlebih dahulu yang berlangsung di Wisma KKSA pada hari Senin (26/12) dimana materi pelatihan budidaya maggot langsung dibawakan oleh CEO dari Biomagg, Aminudin

Sedangkan untuk materi budidaya Ikan dan tanaman hidroponik dibawakan salah satu siswi penerima beasiswa Sharing the Dream bersama dengan guru-guru dari organisasi Budikdamber sekolahnya SMK Mitra Industri.

Sebelum Pelatihan, Fajar Paper juga memberikan fasilitas sejumlah 10 paket alat budidaya maggot dan juga 20 paket alat budidaya ikan dalam ember untuk 10 peserta yang berpartisipasi.

Sementara untuk 8 orang peserta berasal dari karyawan Fajar Paper yang telah memasuki usia pensiun, 1 orang berasal dari perwakilan sekolah SMK Mitra Industri dan 1 orang dari perwakilan Desa Kalijaya.

HR Strategic & Business Partner General Manager PT Fajar Surya Wisesa Tbk, Jefri D. Tambunan, mengatakan program GEMARI BUMITANIK ini adalah kelanjutan dari persiapan bagi karyawan pra pensiun.

“Hari ini, kita akan memulai cross program dari CSR & Employee Relation. Program GEMARI BUMITANIK ini adalah kelanjutan dari persiapan bagi karyawan pra pensiun yang telah diadakan pada tanggal 15 Oktober 2022,” kata Jefri, Rabu (28/12/2022).

Selain karyawan yang akan memasuki usia pensiun, hal ini juga bisa dipelajari juga oleh perwakilan masyarakat yang berada di lingkungan PT. Fajar Surya Wisesa Tbk.

Lanjutnya, Keberhasilan dari program percontohan yang akan dimulai hari ini akan membuat peserta dapat memiliki pemasukan sampingan, dimana konsistensi dibutuhkan agar pemasukan yang diterima dapat menjadi lebih besar.

Kemudian, Budidaya maggot juga berkesinambungan terhadap budidaya ikan dan tanaman hidroponik, dimana maggot yang dihasilkan juga dapat menjadi pakan ikan yang lebih sehat.

“Untuk itu, manajemen sangat mendukung kegiatan ini dan berharap bantuan paket untuk pemula yang diberikan pada hari ini dapat digunakan semaksimal mungkin. Dukungan dari PUK SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk., dan juga Koperasi Surya Abadi juga akan selalu ada untuk seluruh peserta.” ungkapnya.

Sementara Perwakilan PUK SP KEP SPSI PT. Fajar Surya Wisesa Tbk.Nandar Hardiansyah mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk kami para pekerja yang memasuki usia pensiun.

Keberhasilan dari program ini, kata Nandar, adalah salah satu cara bagaimana pengangguran dapat berkurang di Indonesia.

“harapan kami semoga karyawan lain juga dapat kesempatan untuk difasilitasi menjalankan program ini. Semoga perusahaan, koperasi dan juga serikat FajarPaper semakin maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu,salah seorang Guru dan
Pembina Organisasi Budikdamber SMK Mitra Industri, Ainun Najib, menyampaikan sangat bagus, karena kita hari ini berkolaborasi dengan lingkungan dan juga beberapa pihak.

Lanjutnya, Kita belajar dari yang tidak tahu bisa menjadi tahu, apalagi hal ini berkaitan dengan wirausaha.

“Semoga kegiatan seperti ini tetap diadakan untuk tahun kedepan dengan tetap melibatkan pihak-pihak terkait seperti masyarakat, sekolah dan lainnya karena sangat bermanfaat sekali bagi kami.” tutur Ainun.

Kegiatan ini pun mendapat antusis dari salah satu Ketua RW 05 di Desa Kalijaya, Dedi, yang mengatakan kegiatan ini cukup baik, karena bisa membantu masyarakat sekitar kedepannya, apalagi dengan mengaplikasikan sampah rumah tangga untuk budidaya maggot ini, sampah yang ada bisa berkurang.

“Terima kasih Fajar Paper telah melaksanakan pelatihan dan juga menfasilitasi alat budidaya (maggot, ikan dan tanaman hidroponik) yang diberikan kepada para peserta yang hadir pada hari ini, semoga semuanya berjalan dengan lancar dan juga berkembang kedepannya.” ucap Dedi.

CEO Biomagg, juga salah satu Pemateri Budidaya Maggot, Aminudin, menyampaikan para peserta sangat antusias, aktif bertanya dan tentunya sangat tertarik pada budidaya maggot.

“Saya berharap seluruh peserta dapat memahami dan juga semangat untuk mengaplikasikannya, saat ini kita masih tunas namun seiring berjalannya waktu tunaspun akan tumbuh dengan baik menjadi lebih besar.” ungkapnya.

 

Untuk diketahui,
PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper) adalah produsen kertas kemasan terkemuka di Indonesia yang merupakan anggota dari SCGP.

Didirikan pertama kali sebagai perseroan terbatas pada tanggal 29 Februari 1988, kemudian status perusahaan berubah menjadi perusahaan terbuka setelah terdaftar di Bursa Efek Jakarta sejak tanggal 19 Desember 1994 (FASW.JK).

Fajar Paper tergabung dalam naungan SCGP sejak SCGP Solutions (Singapore) Pte. Ltd. mengakuisisi 55% Kepemilikan Saham Perseroan sejak tahun 2019. FajarPaper memiliki kapasitas produksi gabungan terpasang lebih dari 1,5 juta ton per tahun.

Fajar Paper adalah perusahaan masa depan, terutama dalam hal cara berpikir ke depan yang diterapkan dalam menjalankan usahanya, yaitu melalui konservasi energi dan lingkungan di sekitar perusahaan berada.

Setiap produk yang dihasilkan berasal dari 100% kertas daur ulang dan semua kebutuhan energi untuk mesin-mesin kertas dapat dipenuhi sendiri melalui pembangkit listrik yang dimiliki Perseroan. (Martinus)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X