Komisi II Ingatkan Alih Fungsi Lahan Pengaruhi Pasokan Beras

Info Daerah - Rabu, 24 Mei 2023 - 05:32 WIB
Komisi II Ingatkan Alih Fungsi Lahan Pengaruhi Pasokan Beras
 (Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Himawan Abror)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KABUPATEN BEKASI – Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi Himawan Abror mengingatkan Pemkab Bekasi harus memberikan perhatian lebih kepada lahan pertanian yang ada di wilayahnya. Pasalnya, lahan pertanian di Kabupaten Bekasi hari ini sudah semakin menyusut.

“Di sini (Kabupaten Bekasi_red) dulu adalah lumbung padi dan penyuplai kebutuhan beras, untuk penduduk di Jawa Barat maupun di luar Jawa. Kini, hamparan sawah terus menyusut dari tahun ke tahun. Berubah jadi kawasan industri dan pemukiman,” kata Tholle sapaan akrab Himawan Abror.

Menurut Tholle, berkurangnya lahan pertanian akan berdampak pada ketersediaan stok beras untuk masyarakat. Oleh sebab itu, Pemkab Bekasi harus sering memberikan pengertian kepada masyarakat tentang pentingnya mempertahankan lahan pertanian yang ada.

“Hal itu harus dilakukan pemerintah untuk meminimalisir alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman atau industri,” ujarnya kepada Infordaerah.com, Rabu (24/5/2023)

Politisi dari partai berlambang Ka’bah ini juga mengungkapkan, bahwa saat ini lahan pertanian banyak beralih fungsi menjadi perumahan.

“Dulu lahan pertanian. Tapi sekarang udah banyak yang jadi perumahan,” ungkapnya.

Menurut Abror, Pemerintah harusnya mempertimbangkan pemberian izin pembangunan perumahan-perumahan yang dialihfungsikan dari lahan pertanian.

“Hal ini penting untuk meminimalisir pengalihfungsian lahan pertanian menjadi perumahan-perumahan.”, ungkapnya.

Ia menyebutkan. bahwa alih fungsi lahan menjadi ancaman serius bagi ekosistem pertanian di masa depan dan dapat berpotensi kelangkaan pangan di masa depan.

“Kita memiliki tanggung jawab terhadap generasi mendatang terkait ketahanan pangan.Pemerintah harus memikirkan kondisi dimana jumlah penduduk semakin bertambah, namun lahan pertanian sebagai sumber pangan utama semakin berkurang,” ungkapnya.

Untuk mendukung swasembada pangan, pemerintah harus mengerakkan pencetakkan sawah baru, dengan memberikan kompesasi berupa benih, pupuk bersubsidi terhadap para petani yang sawahnya masuk dalam daftar lahan pertanian yang tak boleh dialihfungsikan. Selain itu, aliran irigasi juga harus diperbaiki agar hasil panen petani lebih bagus lagi.

“Untuk mengimbangi laju alih fungsi lahan pertanian pemerintah harus sawah baru dan para petani yang sawahnya masuk dalam daftar lahan pertanian maka diberikan subsidi,” tutupnya. (ADV/Martinus)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X