“Komitmen kami pemerintah untuk terus mengapresiasi kekayaan intelektual seniman kita dan penghargaan tinggi kepada budaya. Di tiap kegiatan maupun tempat kita mendorong untuk memasyarakatkan batik- batik kebanggaan bumi patriot,” jelas Krisman
Di katakannya, hari ini, mungkin sangat bersejarah, bagaimana kita menghargai hasil karya saudara-saudara kita yang ada di Kota Bekasi.
“Semoga dengan launching batik ini untuk menambah khasanah kekayaan Nusantara, bisa bermanfaat untuk kita semua, bermanfaat untuk teman-teman UMKM, bermanfaat untuk masyarakat, bahwa sudah saatnya kita mengenalkan, ini lho Batik Kota Bekasi,” ungkapnya
Ketua Forum Seniman Bekasi Sarkeh dalam sambutannya menyampaikan dalam rangka pengembangan batik di Kota Bekasi di butuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari promosi, sosialisasi, peningkatan kapasitas perajin, di versifikasi produk serta desain motif batik Khas Kota Bekasi sehingga mampu bersaing dengan daerah lain.
“Batik Blora yang di launching ini merupakan sebuah karya terbaik dari hasil proses lomba desain batik yang telah di selenggarakan dalam upaya menggali ide kreatif dari masyarakat dalam merancang desain yang terus berkelanjutan,”paparnya.
Acara puncak dari kegiatan penggalian ide kreatif tersebut dan sebagai wujud penghormatan terhadap warisan serta hasil karya seni yang terus tumbuh dan berkembang.
Launching di tandai dengan menampilkan Fashion show corak baru batik Kota Bekasi di antaranya corak Ikan Gabus, corak Ikan Lele, corak Ikan Bandeng, corak Buah Kecapi, corak Gigi Balang Kota Bekasi, corak Bunga Teleng, corang Burung Sriti, corak Sambar Geledek, corak motif Rawa.
Secara bergiliran para model menampilkan karya batik dari sejumlah juara serta karya lainnya dari perajin batik Kota Bekasi serta di tampilkan seni musik sebagai pembuka acara. Pada kesempatan itu juga di serahkan piagam penghargaan kepada para juara.
Kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Subkor Hubungan Dokumentasi Internal Humas Setda Kota Bekasi Diah Setiyawati, Budayawan Bekasi Bang Khoir, Budayawan Bekasi Kong Guntur, dan Tim Percepatan Pelayanan Publik (TP3) Kota Bekasi. (iki/HUMAS)