Dengan selesainya proses integrasi IndiHome menjadikan kepemilikan efektif Telkom di Telkomsel naik menjadi 69,9 persen, sementara Singtel di Telkomsel menjadi 30,1 persen.
Pengalihan IndiHome ke Telkomsel ini sekaligus menandai refocus bisnis dalam Telkom, yakni segmen Business to Consumer (B2C) yang sepenuhnya akan di kelola oleh Telkomsel.
Sementara Telkom akan fokus untuk menjadi pemimpin pasar pada segmen Business to Business (B2B) yang merupakan sumber pendapatan baru potensial untuk pertumbuhan Telkom yang lebih tinggi di masa mendatang.
“Hari ini merupakan tonggak perjalanan yang penting bagi transformasi Telkom Group yang akan berfokus memajukan B2B Indonesia. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan terhadap langkah transformasi Telkom,” kata Ririek Adriansyah, seperti dikutip wartawan.
Baca berita:
Kajian mendalam terkait FMC telah di lakukan, bahkan 23 dari 25 operator telco terbesar dunia telah mengimplementasikan FMC.
Hal ini menunjukkan bahwa inisiatif tersebut merupakan langkah yang paling tepat dan sudah terbukti hasilnya.
Mulai 1 Juli 2023, untuk kebutuhan informasi dan layanan, pelanggan IndiHome juga dapat menghubungi customer touch point Telkomsel, seperti call center 188, website www.telkomsel.com, layanan email cs@telkomsel.com, dan GraPARI (walk-in).
Sedangkan untuk layanan customer touch point IndiHome seperti aplikasi MyIndiHome, website indihome.co.id, Plasa Telkom (walk-in), Call Center 147, serta akun media sosial @IndiHomeCare.
(IKI)