Lanjut Faisal, agar kinerja setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa sesuai dengan target secara kinerja hingga mampu mendobrak Pendapatan Asli Daerah, mengingat masa jabatan Pj Wali Kota Bekasi nantinya hingga 2025.
“Rentan waktu yang sangat panjang tersebut harus dinakhodai oleh sosok yang benar-benar mampu merangkul, mampu berkomunikasi dan mampu mendobrak kinerja semua OPD di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi,” ujarnya.
Maka dari itu saya berharap kepada Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Provinsi Jawa Barat, DPRD Kota Bekasi agar lebih selektif dalam merekomendasikan sosok yang akan menjabat sebagai Pj Wali Kota Bekasi.
Baca berita:
Anggota DPRD Kota Bekasi Maknai Tahun Baru Islam Sebagai Momen Perbaiki Diri
Seperti diketahui, beredarnya informasi ada beberapa nama yang muncul berpotensi diusulkan menjadi calon Pj Wali Kota Bekasi, seperti Aceng Solehudin (Kepala Dinas Damkar), Junaedi (Pj Sekda) dan Kusnanto Saidi (Direktur RSUD CAM).
“Tiga nama tersebut memiliki potensi yang baik untuk menduduki jabatan Pj Wali Kota Bekasi. Tapi kembali lagi, mengingat bahwa keputusan tersebut ada di Kemendagri dan rekomendasi DPRD Kota Bekasi,”tutupnya.(GUN)