“Anugerah ini sebagai ungkapan penghargaan SMSI kepada tokoh, orang atau pihak yang berjasa dan berpengaruh dalam dunia pers. Malam ini sangat istimewa bagi kami, karena malam ini juga ada peluncuran Buku SMSI berjudul “Ekspedisi Geopark Kaldera Toba,” hasil tulisan seribu berita online saat HPN (Hari Pers Nasional) di Sumatera Utara, dan nanti setiap tahun akan kita selenggarakan dengan objek wisata yang lain,” katanya.
Selain itu, Firdaus juga sempat menyinggung soal adanya dugaan konglomerasi pers secara nasional yang berdampak pada media-media kecil di daerah-daerah yang kesulitan untuk bisa berkembang.
Namun dengan perjuangan dan Istiqomah sebagai hal itu di jadikan sebagai tantangan untuk terus eksis di dunia pers.
“Pada saat terbentuk dan kebetulan saya terpilih jadi ketua SMSI, tidak lama datang pandemi yang berdampak tidak hanya di daerah tapi dunia, begitu reda pun ada fecofusing anggaran, kami SMSI dengan 2000 Anggota tetap bertahan dan terus berjuang. Tapi ketika media-media kecil yang seharusnya mendapatkan perhatian justru terjadi konglomerasi pers, sampai orang itu masuk penjara,” tegasnya, menyindir mantan Menteri Kominfo.
Baca berita:
Bahas Soal Pajak Perusahaan Pers, Pengurus SMSI Sambangi KPP Pratama Cilegon
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pers, Muhamad Agung Dharmajaya dalam sambutannya banyak memaparakan peranan dewan pers dalam mengawasi media di seluruh Indonesia.