Mendagri mengatakan, perbaikan infrastruktur PLBN merupakan arahan langsung dari Presiden Jokowi. Pasalnya, PLBN memiliki peran penting yang bukan hanya sebagai beranda di wilayah perbatasan, tetapi juga menjadi pintu gerbang ekonomi lintas negara. Karena itulah, dalam pembangunannya PLBN perlu diperbaiki semaksimal mungkin.
“Kalau memang sudah siap itu Bapak Presiden akan meresmikan [PLBN] yang dibangun oleh atas perintah beliau. Bahwa pos lintas batas ini beranda, bagi beliau, adalah beranda Indonesia dan betul-betul serius membangun pos lintas batas. Sudah banyak yang dibangun dan direnovasi oleh beliau sehingga membanggakan,” tambah Mendagri.
Mendagri menegaskan, keberadaan PLBN merupakan upaya untuk melindungi keamanan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan. Selain itu, upaya tersebut juga untuk mencegah merebaknya jalur tikus yang kerap digunakan oknum tertentu untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Oleh karena itulah, keamanan di PLBN perlu diperketat.
Baca Berita :
Mendagri Tegaskan Pelantikan 9 Pj. Gubernur Telah Sesuai Mekanisme dan Aturan yang Berlaku
Dalam kesempatan itu, Mendagri menuturkan, pemerintah akan terus berupaya mempermudah pelayanan administrasi di wilayah perbatasan. Dalam konteks tersebut, Mendagri meminta Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk memudahkan pelayanan administrasi tersebut.
“Saya sudah meminta kepada Dirjen Dukcapil untuk koordinasi sama imigrasi Kemenkumham untuk membuat produk kartu spesifik yang khusus yang tinggal di perbatasan. Mereka bisa crossing dan itu kita koordinasikan nanti dengan Malaysia,” tandas Mendagri.
Puspen Kemendagri