DPRD Banten Ingatkan Pemerintah Antisipasi Kenaikam Harga Jelang Nataru

Info Daerah - Jumat, 21 November 2025 - 21:23 WIB
DPRD Banten Ingatkan Pemerintah Antisipasi Kenaikam Harga Jelang Nataru
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Ubedillah (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, SERANG –  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Ubedillah, mengingatkan Pemerintah untuk mengantisipasi kenaikan harga  barang dan kebutuhan pokok jelang hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Ia menyampaikan, sudah menjadi siklus tahunan, bahwa harga beberapa bahan pokok akan naik saat mendekati hari besar dan libur panjang. Hal itu karena tingginya permintaan bahan pangan di pasaran, yang kadang tak diimbangi dengan ketersediaan stok di daerah.

”Beberapa kebutuhan pokok yang kerap naik saat jelang Natal dan Tahun Baru. Kita tidak boleh menunggu harga melonjak baru turun kelapangan. Pemantauan harus dilakukan sejak dini agar kenaikan bisa di cegah lebih awal,” ungkapnya, Jumat (21/11/2025).

Baca jugaUbaedillah : Pemprov Banten Perlu Gerak Cepat, Gali Potensi PAD Belum Tersentuh

Politikus Partai Demokrasi Indoesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini, menekankan perlu langkah intervensi agar harga kebutuhan pokok pada Nataru bisa dikendalikan dan stabil. Secara konsep, kata dia, kenaikan harga bahan pokok disebabkan oleh permintaan terhadap suatu komoditas cenderung naik atau tinggi, sementara jumlah sediaan barangnya dalam jumlah yang tetap.

Untuk itu, perlu ada intervensi dari pemerintah, termasuk mengawasi peredaran bahan pokok di pasaran. Jangan sampai muncul spekulan-spekulan yang melakukan penimbunan bahan pokok yang bisa berdampak pada tak stabilnya harga.

“Langkah awal yang paling penting adalah memastikan stok aman dan jalur distribusi tidak terhambat, apalagi menjelang akhir tahun biasanya permintaan meningkat, ” ujarnya.

Baca jugaDPRD Banten Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Raperda APBD 2026

Selain pemantauan harga, Ubaedillah meminta Pemprov Banten mendorong pemerintah daerah di wilayah Banten agar rutin mengelar operasi pasar murah. Upaya tersebut, menurutnya bukan hanya menstabilkan harga, tetapi juga membantu masyarakat berpengahasilan rendah yang paling terdampak fluktuasi harga.

“Operasi bukan hanya solusi jangka pendek, tapi kehadiran pemerintah ditengah masyarakat, jangan tunggu kelangkaan baru bertindak,” tambahnya.

la juga menilai, koordinasi lintas instansi sangat penting, terutama dengan Perum Bulog dan para distributor bahan pokok. Kolaborasi ini diperlukan untuk menjaga ketersediaan beras, minyak goreng, gula, hingga telur agar tidak terjadi kepanikan menjelang pergantian tahun.

Baca jugaDua Raperda Tahap Pembahasan DPRD Banten

Disamping itu, Ubaedillah meminta Pemprov Banten memperkuat komunikasi dengan pelaku pasar untuk memperoleh informasi harga terkini secara real time. Dengan begitu, kebijakan pengendalian harga bisa dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

“Kalau pengawasan lemah, inflasi bisa melonjak dan dampaknya langsung terasa oleh masyarakat kecil. Karena itu, fungsi koordinasi dan pengawasan harus berjalan optimal,” tandasnya.

Baca jugaKetua DPRD Banten Terima Audensi Ojol Serang Bersatu

Langkah antisipasi sejak dini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat Banten tetap terjaga menjelang Nataru 2026. (Advetorial)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X