Sekda Bekasi Pastikan Penanganan Banjir dan Logistik di Huripjaya

Info Daerah - Rabu, 14 Januari 2026 - 09:41 WIB
Sekda Bekasi Pastikan Penanganan Banjir dan Logistik di Huripjaya
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Endin Samsudin meninjau langsung lokasi banjir di Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Selasa (13/1/2026). Doc bekasikab (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KAB.BEKASI –  Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi Endin Samsudin meninjau langsung lokasi banjir di Desa Huripjaya, Kecamatan Babelan, Selasa (13/1/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan penanganan banjir serta penyaluran bantuan logistik kepada warga terdampak berjalan dengan baik.

Sedikitnya 970 kepala keluarga (KK) terdampak banjir yang merendam sejumlah wilayah permukiman. Beberapa titik genangan telah berangsur surut, namun masih terdapat lokasi dengan ketinggian air cukup tinggi.

Baca jugaSekolah Rakyat Kabupaten Bekasi Dibangun di Lahan 5,4 Hektare, Rampung 2026

Di Kampung Cabang 4, Kadus 01 RT 01 dan RT 02, ketinggian air mencapai 40–50 sentimeter dan berdampak pada 380 KK. Sementara di Kampung Pondok 2, Kadus 3 RT 08, genangan setinggi 50–60 sentimeter memengaruhi 120 KK. Adapun di Kampung Gedong Jaya, Kadus 3 RT 09, banjir setinggi 30–40 sentimeter berdampak pada 70 KK. Kondisi di wilayah tersebut dilaporkan mulai membaik.

Sementara itu, banjir terparah terjadi di Kampung Setia Mekar, Kadus 01 RT 03 dan RT 04. Ketinggian air di wilayah ini mencapai 80–100 sentimeter dan berdampak pada sekitar 400 KK. Air cenderung lebih lama surut akibat tersumbatnya aliran Sungai Kelici serta kondisi permukiman yang berbatasan langsung dengan area rawa.

Endin mengatakan, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir serta terhambatnya aliran sungai.

“Kami turun ke lapangan untuk memastikan kondisi warga. Hujan lebat menyebabkan debit air meningkat, sementara aliran Sungai Kelici tidak berjalan optimal,” ujar Endin.

Baca jugaPemkab Bekasi Luncurkan Aplikasi Perizinan Satu Pintu, Permudah Investasi dan Pangkas Birokrasi

Ia menyampaikan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti penanganan banjir sesuai mekanisme yang berlaku. Pemerintah desa dan kecamatan diminta menyampaikan usulan penanganan kepada Dinas Bina Marga, termasuk terkait normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur pendukung.

“Kami juga akan melihat kemampuan anggaran daerah. Selain itu, ada opsi kerja sama dengan pihak swasta yang berada di sekitar wilayah ini,” katanya.

Terkait kebutuhan warga, Endin memastikan bantuan logistik telah disalurkan dan dipusatkan di Desa Huripjaya untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak.

“Logistik sudah tersedia. Kami berharap pendistribusiannya bisa merata dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Endin juga menemukan adanya kasus stunting di wilayah terdampak banjir. Pemerintah daerah akan mengawal penanganannya melalui koordinasi Dinas Sosial, Puskesmas, serta relawan sosial. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X