Persebaya Kekurangan Penyerang Lokal, Malik Risaldi Dipercaya Tavares

Info Daerah - Kamis, 29 Januari 2026 - 17:05 WIB
Persebaya Kekurangan Penyerang Lokal, Malik Risaldi Dipercaya Tavares
Doc Fhoto pssi.org (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, SURABAYA – Persebaya Surabaya menghadapi keterbatasan opsi pemain lokal di lini serang untuk mengarungi sisa kompetisi BRI Super League 2025/26. Setelah kepergian Rizky Dwi, tim berjuluk Bajol Ijo belum menemukan penyerang lokal yang benar-benar sepadan sebagai pengganti.

Menyikapi kondisi tersebut, pelatih Persebaya Bernardo Tavares memilih untuk memaksimalkan potensi striker lokal yang ada, yakni Malik Risaldi. Pemain yang sebelumnya memperkuat Persela Lamongan dan Madura United FC itu kini mendapat kepercayaan untuk menjadi salah satu tumpuan di sektor depan.

Malik diproyeksikan melengkapi trio lini serang Persebaya bersama Bruno Moreira, Gali Freitas, serta Bruno Paraiba. Meski posisi aslinya adalah pemain sayap, Malik beberapa kali dipercaya tampil sebagai penyerang tengah sesuai kebutuhan tim.

“Tentu tidak mudah mendatangkan pemain lokal pada bursa transfer kali ini, karena sebagian besar pemain sudah terikat kontrak,” ujar Bernardo Tavares.

Namun, pelatih berkebangsaan Portugal tersebut menilai fleksibilitas Malik menjadi nilai tambah bagi Persebaya dalam menghadapi sisa musim.

“Malik bisa bermain sebagai pemain sayap dan juga sebagai striker. Semua pemain harus siap. Itu target kami,” tegas Tavares.

Mantan pelatih PSM Makassar itu menegaskan bahwa pemain yang diturunkan sejak awal merupakan sosok yang dinilai paling sesuai dengan kebutuhan taktik dan karakter permainan tim.

“Siapa pun yang bermain di posisi ini harus siap dan memiliki karakteristik yang cocok dengan peran tersebut,” tambahnya.

Sementara itu, terkait kemungkinan menambah kekuatan baru, Tavares tidak menutup peluang Persebaya merekrut pemain tambahan. Selama bursa transfer paruh musim masih dibuka, peluang tersebut masih terbuka.

“Saya rasa bursa transfer akan berakhir pada 6 Februari. Jadi semuanya masih mungkin terjadi. Kita lihat saja nanti,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X