World Bank Tinjau Program Penurunan Stunting di Kabupaten Bekasi

Info Daerah - Jumat, 30 Januari 2026 - 17:30 WIB
World Bank Tinjau Program Penurunan Stunting di Kabupaten Bekasi
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, mendampingi Chief Knowledge Officer Bank Dunia dan BAPPENAS beserta KEMENKES /Doc Fhoto bekasikab (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KAB.BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mendampingi kunjungan World Bank bersama Bappenas dan Kementerian Kesehatan RI untuk meninjau pelaksanaan program pencegahan serta percepatan penurunan stunting di Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Jumat (30/12/2026).

Kunjungan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin, didampingi perangkat daerah terkait, antara lain Dinas Kesehatan dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, unsur pemerintah desa, serta para kader kesehatan setempat.

Baca jugaMomen Haru Perpisahan Kadis Damkarmat Kota Bekasi

Endin Samsudin menyampaikan, kunjungan ini memberikan manfaat besar, terutama dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai upaya pencegahan stunting.

“Ini sangat bermanfaat karena memberikan edukasi kepada warga Desa Kertarahayu. Ada lima pos yang dikunjungi World Bank, yang pada intinya menunjukkan bagaimana upaya Kabupaten Bekasi dalam menurunkan angka stunting,” ujar Endin.

Baca jugaPolda DIY Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus

Ia menjelaskan, pada pos pertama, rombongan meninjau layanan ibu hamil yang diisi dialog dan diskusi seputar pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan, termasuk penerapan pola hidup sehat dan olahraga guna mencegah risiko stunting pada anak.

Selanjutnya, di pos kedua, rombongan mengunjungi posyandu yang menerapkan lima tahapan pelayanan, mulai dari pendaftaran, penimbangan, hingga pemeriksaan kesehatan bayi dan balita. Layanan ini menjadi langkah penting dalam deteksi dini dan pencegahan stunting.

Pada pos ketiga, rombongan menyambangi PAUD yang diisi kegiatan lomba mewarnai dan dialog dengan anak-anak. Endin menilai aktivitas tersebut mampu menumbuhkan semangat dan motivasi belajar sejak usia dini.

“Anak-anak terlihat sangat senang dan termotivasi. Kehadiran tamu dari luar memberi semangat agar mereka ke depan lebih sukses,” katanya.

Kunjungan berlanjut ke pos keempat, yakni kegiatan penyuluhan bagi orang tua anak PAUD yang dikenal dengan Pos Empat Matahari. Dalam kegiatan ini disampaikan materi pola asuh anak serta pentingnya peran ayah dan ibu dalam mendukung tumbuh kembang anak, termasuk pemenuhan gizi dan kesehatan.

Sementara di pos terakhir, disampaikan penjelasan mengenai dukungan anggaran desa untuk sektor kesehatan. Dari total APBDes sekitar Rp4 miliar, sebesar Rp208 juta dialokasikan untuk penanganan kesehatan, termasuk mendukung program penurunan stunting yang dirumuskan melalui musyawarah dusun dan musyawarah desa.

Endin turut menyampaikan apresiasi kepada para kader kesehatan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan di masyarakat.

“Kami berharap para kader tetap semangat menjalankan perannya, baik di posyandu maupun di lingkungan desa. Dengan kerja bersama dan komitmen semua pihak, kami optimistis Kabupaten Bekasi ke depan akan semakin baik,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X