INFODAERAH.COM, KOTA BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Chairun Nisa, M.M., menyerap berbagai aspirasi warga saat menggelar Reses II Tahun 2026 di RW 07, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (8/7/2026).
Warga mengusulkan perbaikan infrastruktur, penanganan banjir, penambahan penerangan jalan umum (PJU), penguatan UMKM, hingga keringanan retribusi bagi yayasan pendidikan.
Persoalan infrastruktur masih mendominasi aspirasi masyarakat. Warga meminta pemerintah membangun dan memperbaiki turap kali di RT 08 RW 07 karena kondisinya dinilai sudah membutuhkan penanganan.
“Mayoritas aspirasi yang kami terima masih berkaitan dengan infrastruktur. Perbaikan turap kali di RT 08 menjadi salah satu usulan prioritas yang dititipkan warga dan akan kami perjuangkan dalam pembahasan di DPRD,” ujarnya.
Selain turap, Chairun Nisa meminta pengurus RW mendata kantor-kantor RT yang sudah tidak layak. Data tersebut akan menjadi dasar pengajuan perbaikan melalui program pembangunan Pemerintah Kota Bekasi.
Menurutnya, keberadaan fasilitas lingkungan yang memadai akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di tingkat wilayah.
Pada kesempatan itu, Chairun Nisa juga menghadiri pembukaan salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di RW 07. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Ia mengapresiasi peran Ketua RW yang aktif membina pelaku usaha di lingkungannya.
“Pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif harus terus didorong. Saya melihat Ketua RW memiliki komitmen yang baik dalam membina pelaku usaha di wilayahnya sehingga mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” katanya.
Meski mendukung pengembangan UMKM, Chairun Nisa menilai pembangunan infrastruktur tetap menjadi kebutuhan utama. Menurutnya, perbaikan jalan dan saluran air berperan penting dalam mengurangi dampak banjir di Kota Bekasi.
Ia mengatakan beberapa usulan pembangunan jalan dan saluran air yang sebelumnya disampaikan warga mulai direalisasikan. Ia berharap pembangunan tersebut terus berlanjut.
Aspirasi lain yang mengemuka ialah penambahan penerangan jalan umum. Warga meminta lampu dipasang di sejumlah titik yang masih gelap demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan.
“Penerangan jalan sangat penting karena menyangkut keamanan, ketertiban, dan kenyamanan warga. Aspirasi ini akan kami dorong agar bisa direalisasikan pada program pembangunan berikutnya,” jelasnya.
Dalam dialog bersama warga, Chairun Nisa juga menerima usulan dari salah satu yayasan pendidikan. Yayasan tersebut berharap Pemerintah Kota Bekasi memberikan keringanan retribusi bagi sekolah swasta.
Menurutnya, usulan itu layak dikaji karena berkaitan dengan keberlangsungan layanan pendidikan.
“Ada aspirasi dari pihak yayasan agar mendapatkan keringanan retribusi. Hal ini tentu akan kami bahas bersama di DPRD Kota Bekasi sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah,” tutup Chairun Nisa.
Reses menjadi agenda anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Hasil reses menjadi bahan dalam penyusunan dan pengawalan program pembangunan sesuai kebutuhan warga di daerah pemilihan. (Red)