INFODAERAH.COM, JAKARTA – Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Komitmen tersebut disampaikan dalam acara pelantikan dan pengukuhan pengurus serta Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026. Kegiatan itu berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Ketua Umum DPD HIPPI DKI Jakarta, Uchy Hardiman, mengatakan HIPPI terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Organisasi ini juga mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
HIPPI Dorong UMKM Naik Kelas
Uchy menjelaskan, HIPPI membuka ruang kolaborasi dengan berbagai instansi. Di antaranya Dinas Tenaga Kerja, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Dinas PPKUKM.
HIPPI juga mengajak para pelaku UMKM berbagi informasi dan memperluas jaringan bisnis. Upaya ini bertujuan membuka akses permodalan serta memperbesar peluang usaha.
Dalam bidang pemberdayaan, HIPPI menjalin kerja sama dengan Universitas Jayabaya untuk program pemagangan. HIPPI juga berkomitmen membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.
Selain itu, HIPPI menggelar pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM. Program tersebut mendorong UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas pasar, hingga menjajaki peluang penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO).
HIPPI turut memanfaatkan forum bisnis untuk mempertemukan pengusaha dengan berbagai mitra potensial. Dengan langkah ini, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mengembangkan usahanya.
HIPPI Bidik Peluang Bisnis Pengolahan Sampah
Selain pengembangan UMKM, HIPPI DKI Jakarta memberi perhatian pada persoalan lingkungan. Organisasi ini menyoroti pengelolaan sampah dan penyediaan air bersih di Ibu Kota.
HIPPI berencana mendorong kolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta dalam pengolahan sampah menjadi energi terbarukan (renewable energy). Pengolahan tersebut juga berpotensi menghasilkan listrik, kompos, dan pakan ternak.
HIPPI turut mendorong edukasi pemilahan sampah mulai dari lingkungan rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Di sisi lain, HIPPI ingin membuka peluang usaha baru melalui rantai pasok pengolahan sampah. Organisasi ini berupaya menjembatani investor, pengusaha, dan pemerintah agar tercipta kerja sama yang saling menguntungkan.
Uchy berharap HIPPI dapat terus melahirkan generasi pengusaha muda yang tangguh, adaptif, dan inovatif.
Memasuki usia 50 tahun, HIPPI juga ingin memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Organisasi ini berkomitmen membangun kolaborasi berkelanjutan dengan Pemprov DKI Jakarta demi mendorong kemajuan dunia usaha. (Red)
