Guru SD se-Kabupaten Kuningan mengikuti Assertive Communication Training untuk Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak

Info Daerah - Rabu, 9 Agustus 2023 - 18:10 WIB
Guru SD se-Kabupaten Kuningan mengikuti Assertive Communication Training untuk Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM | Kasus kekerasan di Indonesia sedang marak terjadi dalam lingkup institusi pendidikan, yang seharusnya menjadi tempat aman dan nyaman bagi para siswa. Oleh karena itu, Program Studi Psikologi, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melakukan TOT (Training of Trainer) bagi Guru SD di Kabupaten Kuningan sebagai tindakan nyata dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak.

Bentuk kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) ini dapat terlaksana atas kerjasama dengan pemerintah daerah Kabupaten Kuningan.

Acara yang di selenggarakan di SDN 1 Cigadung Kecamatan Cigugur yang di hadiri oleh 120 guru SD yang mewakili 32 kecamatan mendapatkan kunjungan dari Ketua GTK Kabupaten Kuningan, H. Pipin Mansur Aripin.

Baca berita:

Cegah dan Tangani Kekerasan di Sekolah, Mendagri Dorong Daerah Pahami Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023

Kegiatan tersebut berlangsung secara luring yaitu pada tanggal 3 Agustus 2023 dan di lanjutkan dengan dua pertemuan di kelas daring.

Acara ini di inisiasi oleh para dosen dari bidang kajian Psikologi Sosial dan Klinis Program Studi Psikologi dari Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), yang di ketuai oleh Muhammad Ariez Musthofa dengan didampingi oleh para dosen lainnya yaitu Sri Maslihah, Gemala Nurendah, Sitti Chotidjah, Selfiyani Lestari, dan Eka Fauziyya Z.

Para guru mendapatkan materi tentang Kekerasan Seksual pada Anak yang di sampaikan oleh Asertifitas (Pelajari, Praktikan dan Ajarkan), Simulasi Cara Melatih Perilaku Assertive pada Anak dan Debrief atau Refleksi.

Baca berita:

Latu Har Hary Sebut Dinas Pendidikan Belum Serius Menerapkan PPDB

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman baru kepada guru-guru untuk mengenali bentuk dari kekerasan seksual dan melakukan komunikasi asertif sebagai upaya deteksi dini penanganan kasus kekerasan seksual pada siswa di Sekolah Dasar.

Di harapkan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dapat terus terlaksana secara reguler di wilayah-wilayah lain di Jawa Barat.

Tinggalkan Komentar

Close Ads X