INFODAERAH.COM, SOLO – Dejan FC akan menghadapi Pekanbaru FC pada laga babak perempat final Liga Nusantara 2025/2026 di Lapangan Kota Barat, Solo, Jumat (30/1), dengan kickoff pukul 15.00 WIB. Pertandingan dengan sistem gugur ini menjadi ujian berat bagi Dejan FC yang sepanjang fase grup belum pernah menelan kekalahan.
Baca juga : Mental Jadi Kunci, PSGC Hadapi Batavia FC di Laga Penentuan
Dejan FC bahkan menjadi satu-satunya tim tak terkalahkan pada fase penyisihan Liga Nusantara musim ini. Tergabung di Grup A, tim asuhan Nur Cholis tampil sebagai juara grup dengan catatan 10 kemenangan dan dua hasil imbang, mengoleksi 32 poin, mencetak 30 gol, serta hanya kebobolan tiga gol.
Sementara itu, Pekanbaru FC melangkah ke babak delapan besar dengan status runner-up Grup B. Kepastian lolos diraih setelah kemenangan pada laga pekan terakhir fase grup. Pekanbaru FC mengumpulkan 22 poin dari lima kemenangan, tujuh hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Baca juga : PSIS Bidik Kemenangan Beruntun Saat Jamu Kendal Tornado
Pelatih Dejan FC Nur Cholis menyatakan antusiasme tinggi jelang laga krusial tersebut. Meski timnya memiliki rekor tak terkalahkan, ia menegaskan hal itu tidak boleh membuat para pemain lengah.
“Kami sangat antusias menatap babak 8 besar dan persiapan sudah dilakukan dengan baik. Rekor tidak terkalahkan ini tidak boleh membuat kami jemawa,” ujar Nur Cholis.
Baca juga : Kendal Tornado FC Waspadai PSIS Meski Tanpa Felipe Ryan
Ia menekankan bahwa laga perempat final bukan hanya soal strategi, tetapi juga kesiapan mental pemain. “Ini pertandingan penentuan. Bukan hanya taktik, mental juga sangat penting. Jika tidak maksimal, perjalanan bisa langsung terhenti,” katanya.
Baca juga : Jadwal Lengkap Pekan Ke-18 Pegadaian Championship 2025/26, Laga Penentuan Putaran Kedua
Di sisi lain, pelatih Pekanbaru FC Miskardi memastikan timnya datang dengan persiapan matang. Ia menyebut Pekanbaru FC memiliki waktu cukup untuk mempelajari permainan Dejan FC setelah melakoni laga terakhir fase grup.
“Kami punya waktu lima hari setelah laga melawan Persitara Jakarta Utara. Permainan Dejan FC sudah kami pelajari,” kata Miskardi.
Menurutnya, pengalaman melewati laga penentuan di fase grup menjadi modal berharga bagi timnya menghadapi sistem gugur. “Babak 8 besar ini laga hidup-mati. Kami berharap pemain fokus penuh dan secara mental sangat siap,” pungkasnya. (Red)