Kemenpar Apresiasi Rute Taipei-Manado TransNusa

Info Daerah - Minggu, 15 Februari 2026 - 17:44 WIB
Kemenpar Apresiasi Rute Taipei-Manado TransNusa
Kemenpar Apresiasi Rute Taipei-Manado TransNusa (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, MENADO – Kementerian Pariwisata mengapresiasi pembukaan rute penerbangan Taipei–Manado oleh maskapai TransNusa. Rute baru ini memperkuat konektivitas udara dan meningkatkan arus kunjungan wisatawan antara Indonesia dan Taiwan.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menyampaikan bahwa TransNusa bekerja sama dengan Cocos Tour dalam membuka rute penerbangan charter tersebut. Kemenpar bersama KDEI Taipei memberikan dukungan penuh untuk memperluas akses wisatawan Taiwan ke Indonesia.

“Konektivitas udara memegang peran strategis dalam meningkatkan daya saing pariwisata nasional. Penerbangan langsung dari Taiwan memperluas akses destinasi unggulan Indonesia,” ujar Made, Sabtu (14/2/2026).

Made menegaskan bahwa Taiwan termasuk pasar potensial pariwisata Indonesia. Wisatawan Taiwan menunjukkan minat tinggi pada wisata alam, bahari, wellness, dan gastronomi. Manado menarik perhatian pasar Taiwan melalui keindahan bawah laut dan kedekatan budaya.

Data Kemenpar mencatat Taiwan secara konsisten masuk dalam 20 besar negara penyumbang wisatawan mancanegara. Sepanjang 2025, wisatawan Taiwan mencatat 204.704 kunjungan atau meningkat 11,65 persen dibandingkan tahun 2024.

“Kami menargetkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan ekosistem pariwisata Sulawesi Utara,” tambah Made.

Penerbangan perdana rute Taipei-Manado berlangsung pada 14 Februari 2026. Pesawat berangkat dari Taipei pukul 14.00 waktu setempat dan tiba di Bandar Udara Sam Ratulangi pukul 18.00 WITA. Adapun penerbangan Manado–Taipei berangkat pukul 09.00 WITA dan tiba pukul 13.00.

TransNusa mengoperasikan pesawat Airbus A320 pada rute ini. Maskapai menjadwalkan penerbangan pulang-pergi pada 14, 18, dan 22 Februari 2026.

Sementara itu, Kepala KDEI Taipei Arif Sulistyo menyebut Manado sebagai salah satu gerbang utama Indonesia bagian timur. Ia menilai rute ini berpotensi mendorong pariwisata sekaligus memperkuat hubungan perdagangan dan investasi.

“Penerbangan langsung ini mempersingkat waktu tempuh dan membuka peluang kerja sama lintas sektor,” kata Arif.

Tinggalkan Komentar

Close Ads X