INFODAERAH.COM, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan tiga rambu utama bagi pengurus Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi) untuk memperkuat organisasi.
Penegasan itu ia sampaikan dalam Deklarasi dan Pengukuhan Dewan Perpukadesi Periode 2026–2031 serta Sarasehan Nasional di Perpustakaan Nasional, Senin (4/5/2026).
Rambu pertama menuntut Perpukadesi menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis. Sikap itu sejalan dengan deklarasi organisasi yang menekankan fokus pada isu publik dan kebijakan negara, sekaligus menjaga jarak dengan seluruh kekuatan politik.
“Dengan menjaga pada posisi netral, tidak berpolitik praktis, [Perpukadesi] itu akan dihormati,” katanya.
Rambu kedua menegaskan batas kewenangan. Perpukadesi tidak boleh mengintervensi pemerintah yang sedang berjalan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Namun, organisasi tetap dapat menyampaikan kritik dan saran selama bersifat konstruktif.
“Kalau ada kebutuhan kritik, pasti semua akan terbuka, pusat maupun daerah akan terbuka terhadap kritik. Sepanjang kritiknya membangun, pasti akan dihormati,” ujarnya.
Rambu ketiga menyasar integritas internal organisasi. Mendagri mengingatkan agar Perpukadesi tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, termasuk penggunaan nama organisasi dalam proyek tertentu. Ia menilai praktik semacam itu dapat merusak arah organisasi.
“Oleh karena itu saya mohon dengan segala hormat sebagai junior dan dalam kapasitas sebagai Mendagri, organisasi ini perlu menjaga marwah itu dan saling mengingatkan satu sama lain,” ucapnya.
Selain tiga rambu tersebut, Mendagri menilai Perpukadesi memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah menangani berbagai isu daerah. Isu itu mencakup pelaksanaan pilkada langsung, implementasi Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD), hingga upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menekankan, anggota Perpukadesi yang berasal dari purnabakti kepala daerah memiliki pengalaman lapangan yang kuat. Modal itu menjadi nilai tambah bagi kontribusi organisasi.
“Niat baik dari Perpukadesi untuk membuat perkumpulan ini, yang dipenuhi orang-orang yang memang sudah berpengalaman, jam terbang tinggi, ini akan memberikan nilai yang lebih organisasi ini,” tandasnya.
Acara ini turut dihadiri Ketua Umum Perpukadesi Bibit Waluyo, Ketua Dewan Penasihat Sutiyoso, serta Ketua Dewan Pembina Irianto Lambrie bersama jajaran pengurus terpilih. (Red)