“ Terkait antrian tersebut. Sebelumnya kami meminta maaf dan kami sudah memantau sejak tadi malam,
namun pagi hari tadi ternyata banyak antrian pasien yang datang.
Banyak warga yang meminta di rujuknya ke RSUD, dan kapasitas tenda tidak tertampung,” kata dr. Kusnanto
Kami juga, lanjut dirinya menjelaskan, pihak RSCAM Kota Bekasi telah membuka lorong gedung A di tetapkan sebgai triase dengan kapasitas 15 tempat tidur (bed)
dan satu lantai di gedung E untuk mengurai antrian pasien.
“ Di instruksikan oleh pa Wali Kota dan kami telah membuka pada lorong pintu masuk gedung A di tetapkan sebagai triase dengan kapasitas 15 bed dan untuk mengurai pasien dan menambah satu lantai di gedung E dengan kapasitas 45 bed,” jelas dr. Kusnanto
Pada sore ini seluruh penambahan kapasitas bed bisa di fungsikan,
jadi total kapasitas ada 600 bed di antaranya 400 bed untuk isolasi pasien Covid dan 200 bed untuk pasien umum.
Ia menjelaskan, selama ini pihak rumah sakit selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Baik pasien sakit biasa maupun Covid-19.