“Bukan untuk belajar syariah dan Al-Quran saja, tapi kami membuka kesempatan bagi para pelajar Indonesia untuk belajar kedokteran, artsitektur, teknik sipil
dan lain-lain di berbagai perguruan tinggi di Arab Saudi,” kata diplomat yang juga pernah menjadi Dubes Arab Saudi untuk Norwegia, Brunei Darussalam, dan Argentina itu.
Ia menambahkan, Pemerintah Arab Saudi juga telah mendirikan Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) di Jakarta.
Lembaga pendidikan yang sudah berusia hampir 40 tahun itu mengajarkan Syairah Islam dan Bahasa Arab.