“Selain terus membantu penanganan dalam mencegah penularan Covid-19,
kami juga burupaya membantu penanganan dampaknya,
termasuk terhadap perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data yang diterima redaksi,
sejumlah CSR untuk desa tersebut belum terealisasi semua.
Untuk tahun 2020, Bidang radio komunikasi untuk seragam pengurus dan anggota sebesar Rp5 juta belum terealisasi.
Sementara Bidang Mushola untuk desa itu juga belum terealisasi sebesar Rp3.020.000.
Untuk tahun 2021, program pemberdayaan untuk pembangunan rumah kompos dan bank sampah Rp28 juta,
dan seragam dan alat kantor Rp6.000.000. (GUN)