Program terdekat U-Care setelah MoU kata Anwar adalah melakukan manajemen training kepada anak muda di 56 kelurahan.
“Harapan kami ini bisa mempercepat pendekatan kami dengan RW Jawara. Program ini ada di bawah etalase RW Jawara. Maka dari itu kami gandeng karang taruna RW kelurahan. Dan kota Bekasi. Kami sudah intervensi di 8 RW masing-masing 10-15 anak muda untuk dibina. Di antaranya di Bojong Menteng dan Mustikajaya. Di beberapa kecamatan misalnya di Bekasi timur ada Bekasi Selatan juga ada dalam rangka percepatan karena mengurangi dampak bonus demografi,” imbuhnya.
Kolaborasi lainnya juga dilakukan dengan HIPMI kota Bekasi dalam rangka kontribusi konkret terkait pemberdayaan UMKM anak muda kota Bekasi.
“U-Care perdana mempelopori. Kami juga berkolaborasi dengan lembaga amil zakat yang lain, HIPMI, seluruh elemen masyarakat lain. Dengan HIPMI ada kontribusi konkret terkait UMKM anak muda. Mohon doa saja,” tukasnya.
Terakhir dirinya berharap pandemi segera usai sehingga program U-Care bisa berjalan dengan efektif dan bisa mengangkat potensi anak muda. (Denis)