“jika dilihat dari latar belakang pendidikan peserta memiliki jenjang pendidikan S1, namun untuk peserta D3 masih dapat mengikuti Dikdas karena sebagian dari mereka juga sudah dilantik sebagai Instruktur,” jelasnya
Untuk kurikulum kata Syamsi Hari, berdasarkan pada program Dikdas kejuruan Garmen Apparel. Materi yang diterima oleh peserta adalah materi Teknis dan Metodologi. Materi teknis direncanakan dilaksanakan didua tempat yaitu : Politeknik STTT Bandung Sebanyak 27 orang peserta ,dan Politeknik Akademi Komunitas Solo 22 orang peserta,
“namun karena perkembangan situasi pandemi Covid19 yang belum memungkinkan , maka telah dilaksanakan penyampaian materi teknis terlebih dahulu secara online yang berakhir pada tanggal 1 September dan dilanjutkan dengan Uji Kompetensi (UJK) Teknis di Bandung dan Solo. UJK Teknis di Bandung oleh LSP Tekstil Bandung dan UJK Teknis di Solo oleh LSP Garmen Jakarta,” jelasnya
Kegiatan ini dilanjutkan dengan materi Teknis 206 JP pada tanggal 3 Agustus – 2 Oktober 2021, dilaksanakan di Politeknik STTT Bandung dan Akademik Komunitas Tekstil Solo. Pelatihan teknis terdiri dari tiga bidang yaitu ; produksi Garmen,Kimia Tekstil, dan Teknik Tekstil,
Pelatihan Dasar dilanjutkan dengan materi metodologi dan nonunit kompetensi sebanyak 200 JP dari tanggal 4 oktober – 2 November 2021 terbagi dalam ; yang dilaksanakan tanggal 4 – 16 oktober 2021 secara virtual. Pembelajaran tatap muka dilaksnakan tanggal 20 – 21 Oktober 2021 di BDI Yogjakarta.
Evaluasi penyelenggaraan pelatihan, panitia telah melaksanakan evaluasi terhadap penyelenggara pelatihan,meliputi evaluasi terhadap pengajar dan evaluasi penyelenggara yaitu,
“evaluasi terhadap pengajar dilihat dari beberapa aspek penguasaan materi, sistematika penyajian, ketepatan waktu, penggunaan metode, sikap perilaku, cara menjawab pertanyaan peserta, pengguna bahasa, serta kerjasama antar pengajar,” bebernya (Red)