Gelar Raker, LAZ UCare Indonesia Jalin Kolaborasi Dengan Stakeholder Kota Bekasi

Info Daerah - Kamis, 23 Desember 2021 - 20:34 WIB
Gelar Raker, LAZ UCare Indonesia Jalin Kolaborasi Dengan Stakeholder Kota Bekasi
Istimewa ()
Penulis
|
Editor

Hal ini bagaimana membangun perekonomian lingkungan yang kami sebut dengan RW Jawara,” tambahnya.

Dengan adanya Raker ini, tentu ia mengacu pada aturan yang telah di tetapkan oleh undang-undang agar setiap LAZ membuat program untuk tahun yang akan datang.

Direktur LAZ UCare tersebut menyampaikan bahwa hasil Raker dari lembaganya menyepakati target yang akan di capai penghimpunan sebesar 25 Milyar.

“Mengapa kami berani? Karena ini sejalan dengan platform digital yang kami miliki yakni ‘Bantu Sesama’ yaitu sebuah platform yang telah kami siapkan untuk galang dana secara online,” tukasnya.

Dan ia juga berharap selain target penghimpunan, pihaknya juga akan meningkatkan kolaborasi dengan berbagai mitra dan menguatkan kerjasama dengan mitra yang sudah di miliki.

“Mohon do’a dari seluruh masyarakat agar bisa mencapai target tersebut,” imbuhnya.

Perwujudan kolaborasi tersebut di mulai dengan mengundang berbagai stakeholder di Kota Bekasi yang menurutnya adalah para pemangku kepentingan pada urusan zakat di Kota Bekasi.

Sehingga hal ini dapat membantu untuk memberikan arahan tentunya dari stakeholder untuk mengoptimalkan potensi zakat untuk pembangunan yang berkelanjutan di Kota Bekasi.

“Tentu perlu sinkronisasi dan kebersamaan yang selaras dengan visi-misi Kota Bekasi, kehadiran ASDA 2 Bapak Sudarsono memberikan paparan terkait peran LAZ,

dalam membangun Kota Bekasi yang selaras dengan visi misi Kota Bekasi.

Dan para tokoh yang memberikan ilmu serta masukan seperti Wakil Ketua MUI Kota Bekasi,

Baznas Kota Bekasi dan Provinsi semakin meningkatkan pengayaan kepada LAZ UCare dalam agenda raker kali ini,” terangnya.

“Selain itu pula kami akan terus menebar sinergi yang telah kami laksanakan pada saat ini berupa di antaranya organisasi sosial kemasyarakatan,

mulai dari karang taruna, HIPMI, dan forum-forum RW dan Dinas Sosial Kota Bekasi serta yang lainnya dalam upaya membangun Kota Bekasi,” pungkasnya.

Pembekalan terakhir di isi dari Baznas Provinsi Jawa Barat dengan tema Mengukur Kesehatan OPZ melalui ZCP Zakat Core Principle.

Ahmad Ridwan mengingatkan bahwa, organisasi pengelola zakat itu harus 3A, Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

Standar ini harus dapat di capai dengan berbagai turunan program yang harus masuk dalam perencanaan, ujarnya.

(Red)

Halaman:
1
2

Tinggalkan Komentar

Close Ads X