hingga menciptakan kelezatan dan cita rasa istimewa Sate buatan Ucha lelaki asal Langensari, Banjarsari.
Sebelum acara makan-makan bersama, kegiatan ini juga di warnai dengan berbagai penampilan dari santri dan santriwati pondok tahfidz yatim dhuafa Mutiara Galunggung antara lain,
pidato, pembacaan puisi, tasmi al quran, tahfidz al quran hingga kumandang adzan.
Cukup meriah acara ini meski di lakukan di luar pondok dan di tengah guyuran hujan agar masyarakat juga bisa menyaksikan langsung atraksi mereka.
Sementara itu, Direktur Teladanku, Rama Yudhistira mengatakan kegiatan upgrading skil dengan memberikan training pembuatan sate taichan ini di lakukan, untuk memberikan pengalaman baru serta inspirasi bagi para janda untuk memperkuat basis perekonomian keluarganya.