Lebih lanjut, Mas Tri Adhianto menyebutkan pembinaan dan pelatihan terus intens di lakukan. Ini untuk menghadapi even-even yang akan datang.
Termasuk melakukan kaderisasi atlet. Kaderisasi di lakukan karena usia dari anggota yang masih di usia anak-anak sekolah. Jadi, untuk atlet lebih dewasa bisa di kembangkan.
“Potensi ini yang perlu kita kawal sehingga bisa menginspirasi adik-adiknya untuk berprestasi. Maka dari itu butuh kaderisasi dengan baik, pembinaan dan pelatihan-pelatihan secara intens,” sebutnya.
Menurutnya, potensi Atlet Taekwondo di Kota Bekasi sangat banyak. Maka dari itu, perlu di gali lebih lagi untuk memunculkan potensi-potensi tersebut.
Mengakhiri sambutannya, Mas Tri mengharapkan Kota Bekasi menjadi tuan rumah dalam ajang bergengsi, serta mempertahankan nama dan harga diri Kota Bekasi di bidang olahraga.
Hadir pada acara tersebut Sekretatis Umum Pengurus Taekwondo Provinsi Jawa Barat Divie, Perwakilan Kukkiwon Korea Selatan di Indonesia K. Young Min, Ketua KONI Kota Bekasi Abdul Rosyad, Ketua Pengcab Taekwondo Indonesia Kota Bekasi Arwani.
Di ketahui untuk Taekwondo Kota Bekasi memiliki 100 Unit dengan jumlah 2500 anggota serta mentargetkan menjadi tiga besar.
(iki/hms)