Satu Dekade Bank Banten Dinilai Semakin Kuat, DPRD Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi

      Info Daerah - 4 Agustus 2026
      Satu Dekade Bank Banten Dinilai Semakin Kuat, DPRD Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi

      INFODAERAH.COM, SERANG – Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, mengajak seluruh pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan Bank Banten. Menurutnya, bank milik daerah itu kini semakin kuat dan siap mendukung pengelolaan keuangan daerah.

      Ajakan tersebut disampaikan Fahmi saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10 Bank Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026).

      Bank Banten Siap Dukung Keuangan Daerah

      Fahmi menilai Bank Banten telah menunjukkan perkembangan yang pesat. Karena itu, bank tersebut mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Banten.

      Ia meminta seluruh bupati dan wali kota tidak lagi ragu menggunakan layanan Bank Banten.

      “Seluruh bupati dan wali kota tidak usah ragu. Saat ini Bank Banten sudah sangat siap memberikan pelayanan terbaik,” kata Fahmi.

      Menurut Fahmi, Bank Banten berhasil melewati berbagai tantangan sejak berdiri. Kini, kondisinya jauh lebih baik dan terus mencatat pertumbuhan.

      Ia menyebut laba bersih Bank Banten pada 2026 diproyeksikan mencapai Rp60 miliar.

      Bank Banten Jadi Penggerak Pembangunan

      Fahmi menegaskan Bank Banten telah menjadi bagian penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Kondisi keuangan yang sehat akan memperkuat kemampuan pemerintah daerah menjalankan pembangunan.

      Selain mengejar keuntungan, Bank Banten juga memiliki tugas mendukung kesejahteraan masyarakat melalui fungsi sebagai Bank Pembangunan Daerah.

      “Semoga cita-cita para pendahulu terhadap keberadaan Bank Banten segera terwujud,” ujarnya.

      Kinerja Bank Banten Terus Meningkat

      Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, mengatakan kinerja operasional perusahaan terus menunjukkan tren positif.

      Menurutnya, likuiditas Bank Banten berada dalam kondisi sangat baik. Dana Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) juga tetap tersedia karena tidak digunakan untuk sektor usaha lain.

      “Kondisi Bank Banten saat ini jauh lebih baik dibanding sebelumnya,” ujar Busthami.

      Hingga semester I 2026, aset Bank Banten mencapai Rp10,4 triliun. Penyaluran kredit tercatat Rp5,9 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga tumbuh menjadi Rp6,8 triliun meski ekonomi global masih menghadapi tekanan.

      Selain itu, Bank Banten membukukan laba bersih Rp21,3 miliar. Rasio kredit bermasalah (NPL) juga tetap terjaga di bawah 5 persen.

      Busthami menjelaskan, peningkatan tersebut lahir dari perbaikan tata kelola perusahaan, penguatan sumber daya manusia, dan pengembangan bisnis. Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Banten juga terus meningkat.

      Ia menambahkan, dukungan Gubernur Banten Andra Soni menjadi salah satu faktor penting dalam proses transformasi Bank Banten.

      “Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar Bank Banten semakin maju ke depan,” tutup Busthami. (Red)

      Tinggalkan Komentar