HUT 10 Tahun Bank Banten, Laba Naik dan Aset Tembus Rp10,4 Triliun

      Info Daerah - 4 Agustus 2026
      HUT 10 Tahun Bank Banten, Laba Naik dan Aset Tembus Rp10,4 Triliun

      INFODAERAH.COM, SERANG – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten memasuki usia ke-10 tahun. Momentum itu menjadi tonggak penting bagi perusahaan untuk memperkuat transformasi, meningkatkan kinerja, dan memperluas pertumbuhan bisnis.

      Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami, menyampaikan hal itu saat peringatan HUT ke-10 Bank Banten di Graha Bank Banten, Kota Serang, Rabu (29/7/2026).

      Menurut Busthami, satu dekade bukan sekadar perjalanan waktu. Masa itu mencerminkan keberanian memulai, ketangguhan menghadapi tantangan, serta keyakinan membangun masa depan yang lebih baik.

      Apresiasi untuk Pemprov Banten

      Busthami mengatakan perjalanan Bank Banten selama 10 tahun memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab seluruh Banteners. Semangat tersebut menjadi energi utama dalam mendorong transformasi perusahaan.

      “Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali. Dukungan dan kepercayaan itu menjadi fondasi penting agar Bank Banten semakin sehat, kuat, dan berkelanjutan,” katanya.

      Ia juga menegaskan penguatan Bank Banten semakin kokoh melalui implementasi Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama Bank Jatim.

      Kolaborasi itu memperkuat struktur permodalan, meningkatkan daya saing, memperluas kerja sama bisnis, mempercepat transformasi digital, dan memperkuat tata kelola perusahaan.

      Kinerja Keuangan Terus Meningkat

      Busthami menjelaskan Bank Banten mulai mencatat kinerja positif sejak 2023. Saat itu perseroan membukukan laba bersih Rp26,59 miliar sekaligus memperbaiki berbagai rasio keuangan.

      Tren positif tersebut terus berlanjut. Laba bersih meningkat menjadi Rp39,33 miliar pada 2024. Selanjutnya laba kembali naik menjadi Rp52,5 miliar pada akhir 2025.

      Hingga 30 Juni 2026, total aset Bank Banten mencapai Rp10,4 triliun. Nilai itu tumbuh 21,91 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

      Penyaluran kredit juga meningkat menjadi Rp5,9 triliun. Angka tersebut naik Rp1,8 triliun atau 43,25 persen dibandingkan Juni 2025.

      Dana Pihak Ketiga Terus Bertumbuh

      Di tengah dinamika ekonomi global, regional, dan nasional, Bank Banten tetap mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).

      Hingga Juni 2026, DPK mencapai Rp6,8 triliun. Nilai itu meningkat 15,48 persen dibandingkan Juni 2025.

      Peningkatan tersebut turut mendorong laba bersih semester I 2026 menjadi Rp21,4 miliar. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, laba bersih tercatat Rp6,3 miliar.

      Selain itu, rasio kredit bermasalah atau NPL Gross terus membaik. Rasio keuangan lainnya juga tetap terjaga.

      Empat Strategi Menuju 2030

      Busthami mengatakan direksi telah menetapkan empat strategi utama untuk mendukung rencana bisnis 2026 hingga Corporate Plan 2030.

      Strategi tersebut meliputi penguatan pertumbuhan bisnis yang berkualitas dan berkelanjutan, peningkatan service excellence dan operational excellence, penguatan sinergi serta kemitraan strategis, dan pengembangan sumber daya manusia yang berintegritas, profesional, serta produktif.

      Bank Banten juga terus melakukan berbagai assessment pada sektor teknologi informasi, operasional bisnis, dan pengembangan sumber daya manusia.

      Menutup sambutannya, Busthami menyampaikan apresiasi kepada seluruh Banteners atas dedikasi dan loyalitas selama ini.

      “Hingga memasuki usia satu dekade, Bank Banten terus menunjukkan kemajuan yang luar biasa. Bank Banten semakin melesat, kuat, dan hebat,” tutupnya. (Red)

      Tinggalkan Komentar