PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Gelar Lomba Masak Non Beras

Info Daerah - Senin, 19 September 2022 - 05:22 WIB
PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Gelar Lomba Masak Non Beras
PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Gelar Lomba Masak Non Beras / Dok: Istimewa  ()
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, KAB.BEKASI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Parti Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Bekasi menggelar Lomba Masak, dengan berbagai inovasi menu makanan non beras, yang di ikuti berbagai elemen dari unsur Ibu PKK, kader Posyandu dan masyarakat umum, pada Minggu (18/9/2022) di Halaman Kantor DPC, Jalan Tarum Barat, Jayamukti, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi, Soleman mengatakan, lomba inovasi menu berbasis pangan lokal masakan non beras, sebagai sumber karbohidrat dan protein (lauk pauk) dan makanan bayi di bawah dua tahun, sangat di tunggu-tunggu masyarakat.

“Masyarakat ini penasaran dengan lomba masak non beras. Apalagi, masakannya berbasis pangan lokal,” ujar Soleman kepada wartawan.

Pria berkacamata itu mengatakan, kehadiran masakan dengan menu non beras, dapat di nikmati oleh masyarakat umum. Sehingga, PDI Perjuangan yang berinovasi menggelar lomba ini juga, salahsatu bentuk mendukung masakan produk lokal.

Baca berita:

DPC PDIP KABUPATEN BEKASI MENGUCAPKAN HUT RI KE-77 DAN HARI JADI KABUPATEN BEKASI KE-72

“Lomba ini juga merupakan bagian dari keseriusan kami, dalam mendukung UMKM yang ada di Kabupaten Bekasi,” ucap Pria asal Tambun Selatan itu.

Soleman yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, mengemukakan, kegiatan ini terinspirasi oleh adanya warisan budaya kuliner nusantara, yang telah dituangkan oleh Bung Karno dalam buku resep “Mustika Rasa”.

Selain itu, lanjut Soleman, lomba ini juga terinspirasi dari gagasan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, bahwa politik berkaitan dengan urusan rakyat sehari-hari, termasuk urusan pangan.

Baca berita:

Anggota DPRD Kota Bekasi, Rudy Heryansyah : Perjuangkan Peningkatan SDM

“Harapannya, agar kreatifitas masyarakat meningkat dan mampu menciptakan kuliner nusantara, berbasis kearifan lokal untuk ketahanan pangan keluarga dan sajian kuliner yang sehat dan bergizi,” pungkasnya. (Martinus)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X