Sebagai infrastruktur logistik, Presiden mengharapkan jalan tol ini dapat disambungkan dengan sentra-sentra produksi dan industri yang ada di sekitarnya.
“Saya hanya ingin mengingatkan kembali bahwa seluruh jalan tol yang telah selesai di tanah air, agar gubernur, bupati, wali kota segera menyambungkan, mengintegrasikan dengan kawasan-kawasan produksi yang ada di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.
Presiden meyakini tersambungnya antarkawasan mulai dari kawasan industri, pertanian, perkebunan, hingga pariwisata akan mendorong efisiensi sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia.
Baca berita:
Presiden Jokowi Targetkan Bangun Pusat Latihan Sepak Bola di IKN
“Sehingga manfaat jalan tol betul-betul akan memberikan kecepatan, baik dalam transportasi logistik maupun dalam membawa produk-produk produksi dari pertanian, perkebunan, dan dari kawasan-kawasan industri yang kita miliki. Sehingga dengan kecepatan itulah efisiensi, daya saing, competitiveness kita kita miliki,” tandasnya.
Usai memberikan sambutan, Presiden Joko Widodo menekan tombol sirine dan menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian jalan tol.
Baca berita:
Pacu Pertumbuhan Ekonomi, Presiden Minta Kepala Daerah Dorong Belanja Masyarakat
Turut mendampingi Presiden dalam peresmian, antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hadi Tjahjanto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, serta Bupati Demak Eisti’anah (Red)