INFODAERAH.COM, KAB LEBAK -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak memfasilitasi bantuan kendaraan roda tiga untuk pengangkutan sampah di kawasan padat penduduk RW 019 Kampung Sukamaju, Kelurahan Muara Ciujung Timur. Langkah ini diambil sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah berbasis warga sekaligus menekan potensi pencemaran di bantaran Sungai Ciujung.
Bantuan motor angkut sampah tersebut dihadirkan untuk menjawab persoalan klasik warga, yakni keterbatasan sarana pengangkutan sampah rumah tangga. Kendaraan roda tiga itu dirancang khusus untuk mengangkut sampah dalam volume besar dan menempuh jarak yang cukup jauh dari permukiman padat penduduk menuju lokasi penampungan akhir.
Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari, mengatakan bantuan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerjanya ke wilayah bantaran Sungai Ciujung beberapa waktu lalu. Saat itu, ia menemukan tumpukan sampah rumah tangga yang mengendap di sejumlah titik permukiman warga.
“Saat turun langsung ke lapangan, kami melihat kondisi bantaran Sungai Ciujung yang cukup memprihatinkan. Sampah rumah tangga menumpuk karena wilayah ini padat penduduk, sementara sarana pengangkutan dan penampungan sampah masih sangat terbatas,” ujar Juwita, Senin (12/1/2026).
Baca juga : Wisata Cipanas Dinilai Strategis Dukung PAD dan Ekonomi Warga
Menurutnya, kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan serta masalah kesehatan bagi masyarakat sekitar.
“Kalau dibiarkan, ini bisa berdampak panjang, mulai dari pencemaran sungai hingga risiko penyakit. Karena itu, kami mendorong DLH untuk menghadirkan solusi konkret yang bisa langsung dirasakan warga,” jelasnya.
Baca juga : Jelang Ramadhan Ketua DPRD Lebak Minta Pemerintah Pantau Harga Pangan
Juwita berharap, dengan adanya motor angkut sampah ini, pengelolaan sampah di RW 019 dapat berjalan lebih tertib dan terjadwal. Ia juga mengajak warga untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan secara kolektif.
“Bantuan ini adalah langkah awal. Kami berharap bisa dimanfaatkan secara optimal oleh pengurus RW dan masyarakat. Yang paling penting, tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.
Baca juga : Jelang Ramadan 2026, Kemendagri Minta Pemda Kendalikan Inflasi dan Harga Pangan
Dengan hadirnya motor angkut sampah tersebut, warga Kampung Sukamaju diharapkan dapat lebih mudah mengelola sampah rumah tangga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar Sungai Ciujung. (Red)