Bima Arya Minta Praja IPDN Jaga Konsistensi Pengabdian di Aceh Tamiang

Info Daerah - Kamis, 2 April 2026 - 13:31 WIB
Bima Arya Minta Praja IPDN Jaga Konsistensi Pengabdian di Aceh Tamiang
 (Info Daerah)
Penulis
|
Editor

INFODAERAH.COM, ACEH – Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengingatkan Praja Pratama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) agar menjaga konsistensi kinerja selama menjalani Praktik Kerja Lapangan gelombang ketiga di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Ia menilai penugasan ini berpotensi menjadi fase akhir pengabdian. Karena itu, para praja perlu menuntaskan tugas dengan hasil baik tanpa meninggalkan catatan negatif.

Baca jugaJembatan Darurat Dibangun, Akses di Aceh hingga Sumbar Mulai Terhubung

Bima menyampaikan pesan tersebut saat memimpin apel penerimaan Satuan Praja Pratama di Aceh Tamiang, Rabu (1/4/2026).

Bima mengingatkan kondisi Aceh Tamiang tiga bulan lalu yang berada dalam situasi sulit. Keterbatasan sarana dasar membuat aktivitas pemerintahan sempat terhenti.

“Tiga bulan lalu tempat ini betul-betul lumpuh. Tidak ada penerangan, tidak ada air, aktivitas pemerintahan terhenti,” ujarnya.

Praja pada gelombang sebelumnya menghadapi situasi yang jauh dari ideal.
Mereka bekerja bersama pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memulihkan kondisi.

Kini, aktivitas pemerintahan kembali berjalan dan layanan publik mulai normal.

Bima menegaskan, perubahan situasi tidak berarti tantangan menjadi lebih ringan. Ia meminta praja tetap cermat membaca kondisi lapangan dan tidak meremehkan keadaan.

Ia menjelaskan, fokus penugasan saat ini bergeser. Jika sebelumnya praja berperan dalam pemulihan fungsi pemerintahan, kini mereka dituntut lebih aktif terlibat di tengah masyarakat.

Selain itu, Bima mengingatkan pentingnya menjaga nama baik institusi. Ia juga meminta praja memanfaatkan penugasan sebagai ruang belajar.

“Jaga nama baik IPDN dan Kemendagri,” katanya.

Bima menambahkan, keberhasilan pengabdian tidak hanya ditentukan oleh awal yang baik, tetapi juga oleh kemampuan menuntaskan tugas secara optimal.

“Perlombaan ditentukan bukan saat mulai, tetapi saat mengakhiri,” ujarnya.
Sebelum apel, Bima meninjau titik operasi di Dusun Bahagia dan Dusun Amalia. Lokasi itu akan menjadi area penugasan praja.

Di sana, praja akan membersihkan lumpur di rumah warga, memperbaiki drainase, dan menata jalan desa sebagai bagian dari percepatan pemulihan lingkungan pascabencana. (Red)

Tinggalkan Komentar

Close Ads X